19 April 2021, 18:51 WIB

Pencarian 48 Korban Longsor Di NTT Terus Dilakukan


Palce Amalo | Nusantara

MI/Palce Amalo
 MI/Palce Amalo
Dampak hantaman Siklon Seroja di NTT beberapa waktu lalu.  

PENCARIAN terhadap 48 korban longsor yang terjadi akibat hantaman Siklopn Seroka di enam kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Senin (19/4) masih dilakukan. Korban longsor yang hilang tersebut berasal dari Kota Kupang satu orang, Kabupaten Kupang tiga orang, Alor 13 orang, Sabu Raijua tujuh orang, Lembata 22 orang, Flores Timur dua orang.

"Sesuai perintah presiden, harus temukan korban yang hilang," kata Marius, Juru Bicara Posko Bencana Siklon Seroja.

Marius mengatakan pencarian korban dilakukan oleh tim SAR gabungan di setiap kabupaten. Menurutnya, korban hilang sesuai laporan Minggu (18/4) sebanyak 47 orang, namun hari ini bertambah lagi satu orang hilang dari Kota Kupang.

Siklon Seroja yang menyebabkan terjadinya tanah longsor dan banjir bandang di berbagai wilayah NTT, mengakibatkan 181 orang meninggal dan 225 orang luka.

Hingga kini penyaluran bantuan untuk korban masih terus berlangung oleh kapal perang milik TNI Angkatan Laut dan helikopter BNPB untuk wilayah terjauh yang belum bisa dicapai melalui jalan darat eperti sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang dan Sabu Raijua. (OL-15)

BERITA TERKAIT