19 April 2021, 14:16 WIB

PLN Telah Menormalkan 93% Kelistrikan di Wilayah NTT


Fetry Wuryasti | Nusantara

MI/PALCE AMALO
 MI/PALCE AMALO
Petugas PLN Area Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) memperbaiki jaringan listrik di Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Rabu (14/4).

DIREKTUR Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara Syamsul Huda mengatakan PLN telah menormalkan sistem kelistrikan hingga 93% pelanggan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), pasca terjadinya badai Siklon Seroja beberapa waktu lalu.

"Hingga pagi ini pukul 08.00 WITA, PLN telah berhasil memulihkan 3.686 gardu dari 4.002 gardu yang terdampak atau 92%. Sehingga sebanyak 593.881 pelanggan atau 93,4% dapat menikmati listrik kembali. Ditargetkan seluruh listrik pulih pada 21 April nanti," kata Syamsul dalam konferensi pers update pemulihan kelistrikan terdampak badai Siklon Tropis Seroja di NTT, Senin (19/4).

PLN juga telah membangun menara darurat setinggi 63 meter sejak 8-18 April 2021. Kini menara telah mengaliri listrik ke area Naibonat, Kupang NTT. Sehingga sebanyak 169.480 pelanggan di empat yaitu Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Belu telah menyala.

PLN dia katakan berhasil memulihkan tower T19 SUTT 70kv di sistem Timor. Peristiwa Badai Siklon Seroja yang terdeteksi sejak awal April 2021, di Laut Sawu Nusa Tenggara Timur, bergerak menuju timur laut dan mencapai puncaknya pada 5 April 2021.

Ini mengakibatkan cuaca ekstrem hujan sangat lebat disertai angin kencang. Badai ini berdampak pada 635.979 pelanggan PLN mengalami pemadaman di Kabupaten Kota Kupang, Pulau Adonara, Pulau Lembata, Sumba Timur dan Pulau Alor.

"Akibatnya kemarin timbul gangguan pada gardu pelanggan sejumlah 4002 di Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Belu yang mengalami pemadaman akibat gangguan tower. Sehingga praktis selama dua minggu keempat wilayah tersebut mengalami gelap gulita," kata Syamsul. (Try/OL-09)

BERITA TERKAIT