09 April 2021, 06:13 WIB

Guru SD Tewas Tertembak, Disdik Papua Lakukan Antisipasi


Mediaindonesia.com | Nusantara

Medcom.id
 Medcom.id
Ilustrasi penembakan 

DINAS Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua menyesalkan serta menyayangkan aksi penembakan yang menewaskan seorang guru sekolah dasar di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
 
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait di Jayapura, Kamis, mengatakan langkah pertama yang
diambil adalah melaporkan hal ini kepada Wakil Gubernur dan Sekda apua, setelah mendapat respons lalu mengambil beberapa langkah antisipasi.
 
"Langkah selanjutnya adalah berkoordinasi dengan jajaran Polda Papua
untuk memberikan jaminan keamanan kepada guru-guru yang hingga kini masih berada di Beoga," kata Christian Sohilait.
 
Christian menginstruksikan untuk mengevakuasi guru-guru yang bukan
warga setempat ke Timika, Kabupaten Mimika, dan meminta agar berkumpul di satu titik yang dianggap merupakan tempat yang aman.
 
"Ini bukan kejadian pertama tenaga pendidik tewas, dan kami pikir
guru tidak pernah ada masalah dengan TNI, Polri maupun Kelompok Kriminal Bersenjata manapun sehingga kami sangat mengutuk keras peristiwa ini," ujarnya.
 
Dia menjelaskan dengan adanya penembakan ini membuat guru-guru yang
bertugas di wilayah tersebut menjadi tidak nyaman, bahkan bisa saja tenaga pendidik di daerah pedalaman lainnya menjadi takut akan keamanannya.
 
"Kami berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap, mengejar
dan menangkap pelaku pembunuhan atau penembakan tersebut agar tidak
meresahkan warga dan tenaga pendidik di daerah setempat," lanjutnya.
 
Dia juga mengimbau tenaga pendidik yang bertugas di wilayah rawan
konflik agar menjaga diri masing-masing, serta meminta warga setempat
membantu menjaga keamanan para guru tersebut karena guru membantu anak-anak belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan sumber daya manusia Papua.
 
Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker
yang basisnya berada di Kabupaten Intan Jaya kembali berulah di Kampung
Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (8/4).
 
Aksi tersebut menyebabkan seorang guru sekolah dasar bernama Oktovianus
Rayo, 42 meninggal dunia akibat luka tembakan ketika sedang menjaga kios di rumah.

baca juga: KKB Diduga Tembak Warga Sipil di Kampung Julukoma
 
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan korban ditembak
sebanyak dua kali oleh KKB yang tiba-tiba masuk ke dalam kiosnya.  
Tembakan yang dikeluarkan KKB dengan senjata laras pendek mengenai rusuk kanan korban dan menyebabkan luka lubang tidak tembus. (Ant/OL-3)

 

 

 

 

BERITA TERKAIT