27 March 2021, 20:35 WIB

Anggaran Defisit Rp200 Miliar, DPRD Mabar Bisa Bimtek ke Jawa


John Lewar | Nusantara

dok.mi
 dok.mi
Ilustrasi

KENDATI anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mengalami defisit sebesar Rp200 miliar lebih. Tak menyurutkan 30 anggota DPRD Mabar melakukan perjalanan keluar daerah untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) ke Surabaya, Jawa Timur.

Padahal, anggaran untuk kesejahteraan rakyat dan semua organisasi perangkat daerah (OPD) dipangkas sebagai dampak pandemi Covid-19. Namun, anggaran untuk Bimtek DPRD yang tidak jelas manfaatnya malah dipertahankan.

"Kepergian ke Surabaya itu untuk kegiatan Bimtek untuk peningkatan kapasitas dewan. Anggarannya nanti konfirmasi kabag keuangan. Yang jelas sudah disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Perpres 33 dan protokol," ujar kepala Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Mabar David Rego melalui pesaan whatsapp, Sabtu (27/3)

Rego mengaku tidak tahu menahu berapa besaran anggaran untuk kegiatan Bimtek bagi 30 anggota DPRD Mabar ke Surabata tersebut. "Soal besaran dana itu saya tidak tahu, bisa ditanyakan ke kabag keuangan," ujarnya.

Menurut David Rego kepergian anggota DPRD itu telah sesuai mekanisme aturan dan protokoler.

Sementara Kepala bagian keuangan sekwan mabar Nacy Jehada di konfirmasi melalui pesan whatsapp miliknya meski membaca pesan dirinya enggan memberikan jawaban atas pertanyaan besaran dana yang di gunakan semua anggota DPRD selama lima hari di Surabaya.

Hingga berita ini di tulis, ketua DPRD Manggarai barat Marten Mitar dimintai komentarnya terkat perjalanannya selama 5 hari enggan menjawab meski dirinya telah membuka isi pesan whatsappnya.(OL-13)

Baca Juga: Korupsi Dana PEN, 8 Orang PNS di Buleleng Jadi Tersangka

BERITA TERKAIT