27 March 2021, 12:57 WIB

Bila Kasus Covid-19 Naik, Kuliah Tatap Muka UGM Diundur Oktober


Faustinus Nua | Nusantara

MI/Agus Utantoro
 MI/Agus Utantoro
UGM akan membuka kuliah tatap muka terbatas Agustus 2021. Bila kasus covid-19 meningkat maka akan diundur Oktober. 

UNIVERSITAS Gadjah Mada berencana membuka kegiatan pembelajaran tatap muka secara terbatas pada pembukaan tahun ajaran baru Agustus mendatang. Kegiatan belajar secara tatap muka ini masih dilakukan terbatas dengan memprioritaskan mahasiswa yang berasal dari sekitar DIY dan Jawa Tengah dengan meminta izin dari orang tua masing-masing mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM, Prof Djagal Wiseso mengatakan pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka akan mempertimbangkan kondisi jumlah kasus Covid-19 pasca hari raya besar lebaran. Apabila sebaran jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kondusif atau bisa tertangani dengan baik maka akan dilaksanakan di bulan Agustus.

"Jika jumlah kasus positif Covid-19 meningkat maka pelaksanaan kegiatan kuliah tatap muka akan diundur pada bulan Oktober atau November. Kita siapkan dua skenario," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (27/3).

Bagi mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan belajar secara tatap muka ini pihak UGM meminta mahasiswa membawa surat persetujuan dari orang tua atau wali si mahasiswa. Untuk tahap awal ini, mahasiswa yang diperbolehkan ikut kuliah tatap muka diprioritaskan bagi yang berdomisili di sekitar DIY dan Jawa Tengah.

"Untuk kuliah luring ini kita lakukan bertahap dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan," paparnya.

baca juga: UGM Berencana Terapkan Kuliah Tatap Muka Terbatas pada Agustus

Disamping menyertakan surat persetujuan orang tua, mahasiswa yang ikut kuliah luring secara periodik akan diminta periksa kesehatan bebas Covid-19 dengan alat deteksi Genose. 

"Secara periodik kita lakukan pemeriksaan dengan Genose," lanjutnya.

Sebelum pelaksanaan kuliah tatap muka secara terbatas dimulai, kata Djagal, UGM menargetkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan UGM sudah disuntik vaksin. Pekan lalu mayoritas dosen UGM yang berusia lansia sudah ikut vaksinasi. Dalam waktu dekat dosen dan tenaga kependidikan non lansia akan divaksinasi.(OL-3)


 

BERITA TERKAIT