10 March 2021, 17:40 WIB

Prabowo: Food Estate untuk Hadapi Krisis Pangan Dunia


Surya Sriyanti | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi

MENTERI Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan,  pembangunan food estate bertujuan  untuk mengatasi semua kemungkinan yang akan dihadapi Bangsa Indonesia terkait krisis pangan dunia sebagai akibat dari pandemi yang terjadi saat ini.

Penegasan itu dikatakan Menhan  saat melakukan peninjauan Pengembangan Food Estate Komoditi Singkong di Desa Tewaibaru,  Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) , Rabu (10/3).

‘’Apapun kita tidak tergantung kepada negara lain,’’ tegas Prabowo Subianto .

Baca juga: Ekspor Rumput Laut Kering dari Batam Melonjak Drastis

Untuk diketahui saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gunung Mas,Prabowo Subianto didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Kali ini  Menhan  meninjau Lokasi pengembangan Food Estate komoditi Singkong yang berada di Desa Tewaibaru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas.

‘’Komoditi singkong dipilih untuk mendukung program cadangan pangan Strategis Nasional, karena singkong bisa menghasilkan sekian banyak turunan salah satunya mie, tapioka dan mocaf,’’┬Łujarnya.

Direncanakan lahan untuk pengembangan komoditi singkong di Kalteng seluas kurang lebih 1 Juta Hektare (Ha). Pengembangan komoditi singkong dimulai dari Kabupaten Gunung Mas.

Untuk tahun 2021, pengembangan komoditi singkong di Kabupaten Gunung Mas kurang lebih 30.000 Ha. Saat ini, lahan sudah diolah seluas 634 Ha dan yang sudah ditanam singkong seluas 32 Ha. (OL-2)

BERITA TERKAIT