26 November 2020, 18:06 WIB

KPU Sumenep Kekurangan Lima Ribu Surat Suara


Muhamad Ghazi | Nusantara

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Jawa Timur, menyatakan masih kekurangan surat suara hingga hampir lima ribu lembar. Kekurangan itu disebabkan jumlah surat suara yang diterima KPU kurang dan adanya surat suara rusak saat dilakukan sortir dan pelipatan.

Ketua KPU Sumenep, Ahmad Warits, mengatakan jumlah surat suara yang rusak mencapai lebih dari 300 lembar dan jumlah kekurangan pada saat diterima mencapai 4.500 lembar.

"Saat salah satu logistik pilkada itu kami terima, kami hitung dan ternyata ada kekueangan di masing-masing boks yang totalnya mencapai empat ribu lima ratus lembar," kata Warits, Kamis (26/11).

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan kontraktor yang menjadi mitra dalam pengadaan surat suara agar kekurangan tersebut segera dipenuhi dan mengganti yang rusak. KPU Sumenep masih menunggu seluruh logistik pilkada sebelum didistribusikan ke masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Kami beeharap seluruh logistik sudah kami terima sebelum awal bulan depan, karena kami harus melakukan sortir dan memyesuaikan dengan jadwal pelayaran untuk wilayah kepulauan," kata Warits.

Distribusi surat suara, kata dia, direncanakan akan dimulai awal bulan depan dengan memprioritaskan wilayah kepulauan terjauh di Sumenep, diantaranya Kecamatan Masalembu, Sapeken, Arjasa, dan Kangayan.

"Wilayah-wilayah tersebut menjadi prioritas kami karena kondisi geografis dan terbatasnya sarana transportasi," katanya.

Sesuai skenario yang disusun KPU, jika terjadi cuaca buruk atau tidak ada jadwal pelayaran kapal  pada waktu pengiriman ke wilayah kepulauan terjauh tersebut, pihaknya akanmenggunakan armada kapal milik Polri. "Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian soal hal tersebut dan sudah disetujui," jelas Warits.

BERITA TERKAIT