21 November 2020, 12:16 WIB

Cegah Abrasi, Pertamina Tanam 5000 Pohon Bakau di Seget


Martinus Solo | Nusantara

Istimewa
 Istimewa
Kegiatan tanam bakau di Distrik Seget, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

UNTUK mencegah abrasi pantai di Distrik Seget, Kabupaten Sorong, Papua Barat,  PT Pertamina Refinery Unit VII (RU VII) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dan komunitas pecinta bakau, melakukan penanaman bakau sebanyak 5000 pohon.

Unit Manager CommRel and CSR RU VII Kasim Dodi Yapsenang menjelaskan penanaman 5.000 bibit bakau di Distrik Seget harus dilakukan karena terjadinya erosi dan abrasi, kerusakan ekosistem pantai serta berkurangnya pohon bakau akibat tingginya kebutuhan kayu bakar warga sekitar.

"Pertamina RU VII dan WVI menggandeng komunitas remaja di tingkat distrik dan kampung Seget, agar kedepannya mereka dapat ikut menjaga dan melestarikan, menanam dan menyemai bibit bakau. Dengan harapan mereka dapat mengembangkan usaha berbasis tanaman bakau, untuk kesejahteraan masyarakat," kata Dodi, Sabtu (21/11).

Penanaman bakau merupakan komitmen Pertamina RU Kasim untuk ikut melestarikan lingkungan, terutama di wilayah yang paling dekat dengan ring 1. Pertamina juga sangat mengapresiasi pembentukan komunitas anak-anak remaja pecinta bakau.

"Kami berharap apa yang mereka lakukan untuk lingkungan, akan terus berkelanjutan. Kelak merekalah yang akan menikmati apa yang anak dan remaja ini lakukan hari ini. Kami juga akan memberikan pelatihan-pelatihan terkait lingkungan bakau kepada anak dan remaja yang berada di ring 1 kilang Kasim. Sebenarnya ini bukan kali pertama kami menanam bakau. Sebelumnya juga kami telah menanan bibit bakau di pesisir pantai lingkungan kilang RU VII sebanyak 25.000 bibit bakau dan pohon pinang sebanyak 1.000 pohon serta memberikan 2000 bibit ikan mas di lingkungan kilang RU VII," tandas Dodi Yapsenang, Manager Communications & CSR Pertamina RU VII Kasim.

Selain penanaman bakau, Pertamina RU VII dan WVI juga menjalankan program di bidang kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Seperti mengadakan pelatihan literasi, membuat klinik kesehatan terapung, bantuan sanitasi air bersih hingga melakukan pendampingan peternakan ayam dan budidaya air tawar. Ssebagai wujud upaya mewujudkan hidup masyarakat yang lebih baik.

baca juga: SDM PKH Ujung Tombak Kesuksesan Program Sosial

"Keterlibatan masyarakat secara langsung yang luar biasa, kami berharap jalinan kerjasama ini akan terus dijaga dan dilanjutkan. Karena mencintai lingkungan itu bukan hal yang sederhana, perlu kerja keras dan bukti langsung di lapangan dan jangan pernah bosan," tutup Dodi Yapsenang.

Sementara itu, Program Manager WVI Andrie C Lumy menambahkan, sebagai apresiasi kepada para remaja tersebut maka Pertamina RU VII dan WVI akan mengadakan pelatihan terkait rehabilitasi bakau, juga memberikan beberapa perlengkapan olahraga dan kesenian untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT