19 August 2020, 10:26 WIB

PT TWC Akan Kembangkan Bisnis Jasa Manajemen Heritage Site


Agus Utantoro | Nusantara

MI/Agus Utantoro
 MI/Agus Utantoro
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) Edy Setijono

DIREKTUR Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) Edy Setijono mengatakan saat ini BUMN yang dipimpinnya ini bergerak menuju tahapan menjalankan visi baru.

"Kita sedang membangun suatu fondasi untuk menuju suatu visi baru. Visi baru itu adalah Indonesian Heritage Management Corporation. Jadi kalau sebelum ini bisnis kita adalah produk, Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, ke depan bisnis kita adalah layanan. Jasa manajemen heritage site. Inilah suatu lompatan yang akan kita bangun dengan melakukan proses transformasi organisasi di dalam," kata Dirut PT TWC, Edy Setijono, Rabu (19/8).

Ia menambahkan sebelumnya PT TWC lebih banyak fokus pada penugasan di Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. Menurut Edy, jika sebelumnya bisnis lebih diarahkan pada produk Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, maka ke depan lebih pada bisnis  layanan jasa manajemen heritage site.

"Inilah suatu lompatan yang akan kita bangun dengan melakukan proses transformasi organisasi di dalam," tambah Edy Setijono.

Ke depan TWC tidak hanya berfokus kepada tiga candi yaitu Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, tetapi juga ke heritagae yang lain. Yakni cagar budaya yang tidak hanya candi tapi banyak yang lainnya.

"Karena itu kita akan mulai menggali potensi heritage yang dimiliki oleh Indonesia non candi. Untuk menuju visi baru tersebut, kini PT TWC mulai menggunakan e-Office," terangnya.

Edy menambahkan, tahapan-tahapan pembaruan ini akan terus dikembangkan dan merupakan proses transformasi organisasi sebagai salah satu contoh untuk mencapai Indonesian Heritage Management Corporation (IHMC).

Implementasi sistem ini imbuhnya, sudah mulai dijalankan antar satuan kerja di PT TWC. Dalam proses awalnya telah dilakukan sosialisasi serta pelatihan bagi karyawan untuk mengimplementasi program ini.  

"Untuk proses awalnya selama dua bulan hingga Oktober ini kita akan coba untuk surat masuk dahulu. Kemudian nanti sampai akhir tahun, kita optimalkan hingga semua modul berjalan," tambahnya.

Proses transformasi digital yang telah dilakukan PT TWC sebelumnya  dalam aspek operasional bisnis dan pemasaran adalah implementasi ERP dan e-ticket dalam kawasan Taman Wisata Candi. Ia menegaskan, PT TWC berkomitmen akan terus melakukan transformasi digital dalam pengembangan kapabilitas sebagai salah satu perusahaan BUMN untuk para Stakeholder dan kemajuan teknologi Indonesia dalam bidang pariwisata.

Sementara Sekretaris Perusahaan Emilia Eny Utari mengungkapkan lewat sistem e-office ini diharapkan meningkatkan kinerja.

"Terobosan ini merupakan langkah transformasi digital PT TWC dalam aspek operasional SDM TWC dengan melakukan adopsi teknologi dan proses digital guna menjawab tantangan-tantangan yang hadir di era digital saat ini," kata Emilia.

baca juga: Memperkenalkan Borobudur dan Prambanan Lewat Twin World Heritage

Ia  menjelaskan bahwa sistem yang mulai dikerjakan sejak Januari 2020 ini dilaksanakan oleh Divisi Sekretariat bekerja sama dengan IT serta  para milenials PT TWC. Sistem e-Office ini imbuhnya, meliputi modul surat masuk, surat keluar serta nota dinas elektronik untuk mempermudah dan melakukan efisiensi proses administrasi perusahaan. 

"Kami  bangun sistem ini dengan tujuan untuk mempercepat koordinasi antar satuan kerja dan unit kerja serta penyampaian konten. Selain itu, pastinya dengan  adanya sistem ini akan lebih efisien dalam waktu serta meminimalkan penggunaan material," kata Emilia. (OL-3)



 

BERITA TERKAIT