17 August 2020, 07:49 WIB

Memperkenalkan Borobudur dan Prambanan Lewat Twin World Heritage


Agus Utantoro | Nusantara

MI/Agus Utantoro
 MI/Agus Utantoro
 Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono

GUNA memperkenalkan yang lebih luas kepada masyarakat internasional, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) gelar program Twin World Heritage. Program yang digagas dan dilakukan oleh PT TWC untuk meningkatkan perhatian wisatawan mancanegara dan menyejajarkan World Heritage di Indonesia dengan 10 destinasi World Heritage versi Trip Advisor.

"Kami bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di berbagai negara," kata Dirut PT TWC, Edy Setijono, Minggu (16/8).

Ia menjelaskan program Twin World Heritage ini merupakan salah satu program unggulan PT TWC. Lewat program ini PT TWC membawa Candi Borobudur dan Candi Prambanan ke level internasional dengan melakukan kerja sama antara manajemen situs warisan budaya dunia yang ada di dunia.

Bentuk kerja sama yang dilakukan itu antara lain promosi bersama atau joint promotion, pengembangan SDM pengelolaan World Heritage, pameran bersama dan exchange market serta pertukaran budaya. Edy Setijana menambahkan sebenarnya, program Twin World Heritage ini sudah dilaksanakan sejak 2017, antara lain, kerja sama dengan  Archaelogical Survey of India (ASI) pengelola Taj Mahl (India) tentang kerjasama promosi, pemasaran, edukasi warisan budaya dunia Candi Prambanan dan Taj Mahl.

Ia menjelaskan tahun-tahun berikutnya melalui program Twin World Heritage ini, PT TWC menjalin kerja sama dengan Apsara National Authority Pengelola Angkor Wat (Kamboja) tentang Kerja Sama Manajemen dua Situs Warisan Budaya Dunia, Candi Borobudur dan Angkor Wat. Kemudian PT TWC dengan Direcao Geral do Patrimonio Cultural pengelola Monastery Batalha (Portugal) tentang kerja sama Program Twin World Heritage antara Candi Borobudur dan Monastery Batalha. PT TWC juga menjalin kerja sama dengan Machu Piccu.

Edy menjelaskan kerja sama tersebut menandai upaya bersama pemerintah kedua negara dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang budaya dan warisan budaya.

"Kerja sama ini memberikan penekanan khusus pada upaya mempromosikan tujuan wisata budaya, mendorong pelestarian situs-situs warisan juga memfasilitasi pertukaran budaya," kata Edy.

Menurut Edy, kerja sama ini akan berfungsi sebagai platform bersama untuk berbagi pengalaman pengembangan tentang SDM, produk pariwisata dan strategi komunikasi umum antara kedua belah pihak. Bahkan kerja sama itu juga menjadi wadah untuk menciptakan sinergi dan memunculkan ide-ide inovatif yang suatu hari akan mendatangkan manfaat jangka panjang bagi kedua situs.

baca juga: Konstruksi Jalan Bypass BIL-Mandalika Batal Dikerjakan Agustus

PT TWC salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang manajemen destinasi pariwisata, katanya, selalu berupaya membawa semangat BUMN dalam  mengharumkan nama bangsa dan selalu mengembangkan kapabilitas BUMN untuk dapat bersaing di dunia internasional. Melalui Program Twin World Heritage ini, imbuhnya,  diharapkan dapat terjalin harmonisasi atau sinkronisasi budaya serta dapat meningkatkan kepedulian dan branding Candi Borobudur dan Candi Prambanan ke tingkat internasional yang setara dengan World Heritage lain di dunia. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT