28 July 2023, 14:33 WIB

Tipu Korban Rp42 Juta, Polda Metro Jaya Telusuri Kantor Aplikasi Jombingo


Khoerun Nadif Rahmat | Megapolitan

Freepik
 Freepik
Aplikasi Jombingo tipu pelanggan hingga Rp42 juta

POLDA Metro Jaya masih terus melakukan penyelidikan terkait penipuan lewat aplikasi Jombingo.

"Penyidik Subdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melakukan penyelidikan terkait keberadaan kantor aplikasi Jombingo," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (28/7).

Ade mengatakan bahwa lokasi kantor Jombingo sendiri berada di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari hasil penelusuran itu, diketahui aplikasi Jombingo pernah menyewa tempat tersebut sebagai kantor.

Baca juga: Polisi Ungkap Modus Dugaan Penipuan Aplikasi Jombingo

"Dengan hasil bahwa kantor Jombingo pernah menyewa di kantor tersebut di periode Mei 2022 sampai dengan April 2023 namun, saat ini sudah tidak ada aktifitas dan sudah tidak diperpanjang sewanya," sebutnya.

Ade melanjutkan, pihaknya pun melanjutkan penelusuran di lokasi kedua disebutkan jika polisi mencari kantor Jombingo yang berada di wilayah Kalibata, Jakarta Selatan.

Baca juga: Penipuan Aplikasi Jombingo Rugikan Korban Hingga Rp42,1 juta

"Sedangkan di kantor Jombingo yang beralamat di Kalibata, Jakarta Selatan tidak ditemukan kantor tersebut," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya tangani kasus dugaan penipuan dalam aplikasi e-commerce Jombingo yang rugikan korban hingga Rp42,1 juta.

"Berdasarkan laporan polisi tersebut Polda Metro Jaya sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak dalam keterangannya, Selasa (18/7).

Saat ini, lanjut Ade, pihaknya tengah melakukan pengecekan terkait izin dari PT. Bingoby Digital Kreasi atau perusahaan Jombingo.

BERITA TERKAIT