06 December 2022, 09:26 WIB

Sidak ke Pasar Induk Kramat Jati, Pj Gubernur DKI Temukan Kenaikan Harga Jelang Nataru


Kautsar Widya Prabowo | Megapolitan

Medcom/Kautsar Widya Prabowo
 Medcom/Kautsar Widya Prabowo
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (kiri) melakukan sidak ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

PENJABAT (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melakukan sidak ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Heru ingin memastikan ketersedian pasokan dan harga bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pantauan di lapangan, Heru tiba di Pasar Induk Kramat Jati pada pukul 07.40 WIB. Heru menggunakan kemeja abu-abu dan bawahan hitam.

Salah satu pedagang yang dikunjungi Heru ialah pedagang sayur kol Jumedi, 52. Heru menanyakan harga kol saat ini.

"Berapaan kol, pak?" tanya Heru di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/12).

Baca juga: Libur Nataru, Tiket KA dari Gambir dan Pasar Senen Baru Terjual 17%

Lalu Jumedi menyebut saat ini harga kol per kilogram (kg) sebesar Rp7.000. Harga tersebut mengalami kenaikan dari dua hari yang lalu.

"Kok naik, kemarin masih Rp5.000," timpal Heru.

Jumedi menjelaskan kenaikan harga kol disebabkan harga yang sudah tinggi dari daerah asalnya, yaitu Jawa Timur. 

"Jauh banget dari Jawa Timur?" tanya Heru.

"Iya Pak biasanya dari Jawa Timur," jelas Jumedi.

Kemudian, Heru melanjutkan sidak ke pedagang cabai rawit merah, Diki Alamsyah, 42. Diki mengaku ke Heru bahwa harga cabai rawit saat ini Rp45.000 per kg.

Diki menjelaskan harga tersebut mengalami kenaikan sejak tiga hari yang lalu. Sebelumnya, harga cabe rawit Rp30 ribu per kg.

"Naik sekitar 10% pak, karena cuaca," jelas Diki. 

Dalam kesempatan itu, Heru didampingi Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Derah (Setda) DKI Jakarta Sri Haryati, Kepala Dinas PPKUKM Elisabeth Ratu, Kepala Dinas DKPKP Suharini Eliawati, Plt Kepala BP BUMD Fitria Rahadiani, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar, Dirut Pasar Jaya Tri Prasetyo, Dirut Dharma Jaya Raditya Endra Budiman, Dirut Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi, dan lainnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT