16 November 2022, 17:18 WIB

Anggaran Sumur Resapan di 2023 Hanya Rp1 Miliar


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Antara
 Antara
Pembuatan sumur resapan.

DPRD DKI Jakarta memangkas usulan anggaran pembangunan sumur resapan yang diajukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA). Hal itu berdasarkan hasil pembahasan RAPBD 2023 yang berlangsung hari ini di Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan mulanya Dinas SDA mengusulkan anggaran pembangunan sumur resapan sebesar Rp19 miliar. Namun, dari dinamika pembahasan, akhirnya nilai yang disetujui adalah Rp1 miliaran.

"Intinya apapun yang dikasih ke kita, akan kita laksanakan seoptimal mungkin. Kalau kita bilang cukup, mau anggaran yang sekarang secara total pun untuk pengendalian banjir ya belum selesai juga, tapi tetap kita akan coba kerjakan semaksimal mungkin," tuturnya, Selasa (15/11).

Dudi menegaskan dengan pengurangan nilai yang terjadi secara drastis tersebut, pihaknya berencana memfokuskan pembahasan sumur resapan dengan volume menengah hingga dalam.

"Jadi Rp1 miliar ini untuk yang menengah dalam ya. Untuk menambah daya serap titik-titik resapan yang udah kita bangun, sehingga daya serap terkait dengan genangan dan konservasinya lebih cepat di titik tersebut," sambungnya.

Selain itu, ia juga akan menggandeng Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta untuk mewajibkan pemilik gedung swasta agar mau membangun sumur resapan di area sekitar gedung tersebut.

"Di samping itu juga mungkin kita akan dorong ke Dinas Cipta Karya terkait dengan perizinan untuk yang dari pihak-pihak swasta bagaimana mereka menegakan perizinan itu ada berapa kewajibannya. Penagihan terhadap kewajibannya itu gimana. Mungkin mekanisme yang lebih kita tekankan untuk secara volume yang besarnya," kata Dudi.

Menurut dia, dengan menginstruksikan agar pengembang swasta membangun sumur resapan hasilnya akan lebih efektif karena diwajibkan untuk membangun berskala yang lebih besar dan dalam. (OL-12)

BERITA TERKAIT