03 October 2022, 21:27 WIB

AEON Tanam 3.000 Pohon Bakau di Pesisir Jakarta Utara


Mediandonesia.com | Megapolitan

Dok. AEON Enviromental
 Dok. AEON Enviromental
Penanaman pohon bakau oleh AEON Enviromental di pesisir Jakarta

AEON Environmental Foundation menanam 3.000 pohon bakau di Rawa Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada Minggu (2/10).

Pejabat Eksekutif AEON wilayah Asia Tenggara, Soichi Okazaki mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengadakan penanaman pohon bakau selama 2 tahap di hutan bakau pesisir Jakarta.

Ia menjelaskan, penanaman 3.000 pohon bakau tahun ini merupakan pelaksanaan atau tahap yang ketiga. Sebelumnya, pada tahap pertama yang dilaksanakan pada 2011, 63 ribu pohon bakau ditanam dengan melibatkan 5.100 sukarelawan dari Jepang dan Indonesia.

Kemudian pada 2018, pihaknya menanam 20 ribu pohon bakau pada penanaman pohon tahap kedua pada 2018. Lokasi penanaman berdekatan dengan lokasi penanaman tahap pertama.

"Tahun ini, yang merupakan pelaksanaan ketiga, 3.000 pohon bakau akan ditanam bersama dengan 300 sukarelawan warga setempat," kata Soichi, melalui keterangannya, Senin (3/10).

Baca juga : Pembangunan Gedung SMP Negeri di Kota Bekasi Harus Berkelanjutan

Ia menjelaskan 83 ribu pohon bakau yang telah ditanam kini telah menjadi hutan mangrove yang merupakan habitat bagi berbagai macam binatang dan tumbuhan lainnya yang tumbuh subur.

"Saat ini, kami terlibat dalam berbagai kegiatan lingkungan berbasis masyarakat seperti penanaman pohon yang telah berkembang menjadi pemeliharaan dan pemanfaatan pohon," ujarnya.

Soichi menegaskan,  pihaknya komitmen untuk terus aktif menjalankan gerakan peduli lingkungan.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Ari Maulana Hakim mengungkapkan penanaman mangrove ini bisa menjadi sarana pendidikan bagi generasi muda untuk mengenal cara menanam pohon mangrove dan fungsi hutan mangrove untuk ekologi pantai.

"Pemkot Jakut juga secara konsisten terus mengajak dan mendorong upaya-upaya rehabilitasi ekosistem mangrove dengan melibatkan semua stakeholder di wilayah Jakarta Utara," katanya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT