28 September 2022, 21:10 WIB

Granat Asap dan Peluru di Kontrakan Pondok Gede Milik Purnawirawan TNI AU


Rudi Kurniawansyah | Megapolitan

ANTARA/Yusuf Nugroho
 ANTARA/Yusuf Nugroho
Anggota TNI menunjukkan granat yang diserahkan warga di Komando Distrik Militer (Kodim) Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

GRANAT asap beserta 140 peluru kaliber 38 mm, dan 5,6 mm, serta 9 mm yang ditemukan di rumah kontrakan Ny Umroh, Jalan Kemang Sari II RT 02 RW 011, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, disinyalir milik pensiunan perwira menengah AURI atau TNI AU atas nama Harun Al Rasyid.

Kapolsek Pondok Gede Komisaris Herman Edco Wijaya Simbolon mengatakan, informasi itu diperoleh dari keterangan warga bahwa granat asap dan selongsong peluru itu diduga milik pensiunan TNI AU.

"Rumah kontrakan ini sebelumnya disewa oleh purnawirawan TNI AU. Itu 2 tahun yang lalu dan informasinya yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Kami berkoordinasi dengan pihak AU," kata Herman di Jakarta, Rabu (28/9).

Ia menjelaskan, temuan berupa 1 granat asap buatan PT Pindad. Kemudian 140 peluru yang terdiri atas 26 butir amunisi kaliber 38 mm jenis pistol, 15 butir amunisi kaliber 38 mm spesial, 1 butir amunisi tajam kaliber 5,6 mm, dan 98 butir munisi kaliber 9 mm yang sudah berkarat. Semua barang bukti granat asap dan peluru sudah diamankan oleh tim Gegana Polda Metro Jaya.

Sementara, Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Indan Gilang Buldansyah membenarkan rumah kontrakan tersebut sebelumnya pernah dihuni oleh pensiunan TNI AU atas nama Harun Al Rasyid berpangkat perwira menengah.


Baca juga: Polusi Batu Bara di Jakut Juga Berasal dari Daerah Tetangga


"Benar rumah tersebut pernah dikontrak oleh purnawirawan TNI AU yang ditempati pembantunya. Di rumah tersebut, yang bersangkutan juga menyimpan barang-barang yang dilakukan sejak 2009 lalu," kata Indan Gilang Buldansyah dalam keterangannya, Rabu.

Ia mengungkapkan, pihak TNI AU tengah melakukan penyelidikan terhadap asal usul dari granat asap dan peluru yang ditemukan di dalam rumah kontrakan tersebut. Pasalnya, Harun Al Rasyid diketahui terakhir berdinas di Mabes TNI AU. Kemudian purnawirawan pada 2000 dan meninggal dunia pada 2021 lalu.

Santi Kurniawati, 36, putri dari pemilik rumah kontrakan, mengatakan penemuan granat asap dan peluru itu terjadi pada Senin (26/9) sekitar pukul 17.40 WIB.

"Saat itu, kami sedang membersihkan rumah kontrakan yang sudah lama tak dihuni lantaran tidak ditinggali lagi oleh penyewa sebelumnya," jelasnya.

Setelah itu, pihaknya melaporkan temuan itu ke Polsek Pondok Gede. Selanjutnya, tim polisi dan TNI melakukan sterilisasi dan memasang garis polisi. (OL-16)

BERITA TERKAIT