31 August 2022, 13:13 WIB

Mak Ganjar Tanam Ribuan Pohon Cabai Serentak di 5 Wilayah Jakarta


Selamat Saragih | Megapolitan

dok.ist
 dok.ist
Emak-emak memeriahkan program 'Petik Masak' yang diusung oleh Mak Ganjar DKI Jakarta. Kegiatan ini dilakukan serentak di 5 wilayah DKI.

RATUSAN emak-emak memeriahkan program 'Petik Masak' yang diusung oleh Mak Ganjar DKI Jakarta. Kegiatan ini dilakukan serentak di 5 wilayah di DKI Jakarta.

Ketua Mak Ganjar Nasional, Nining mengatakan, antusias emak-emak dan warga begitu tinggi. Setidaknya 1.200 pohon cabai diturunkan untuk memenuhi kebutuhan program 'Petik Masak'.

"Hari ini kita langsungkan di 5 lokasi di Jakarta, masyarakat ternyata sangat antusias dengan program ini, karena 'Petik Masak' ini ternyata sangat bermanfaat untuk ibu-ibu yang ada di rumah," ujar Nining di Setia Budi, Jakarta Selatan (30/8/22).

Nining menambahkan, sampai hari ini sudah ada puluhan ribu bibit yang disalurkan dari pintu ke pintu di berbagai wilayah DKI Jakarta. Ia menilai program ini sebagai salah satu solusi tepat untuk mengatasi perekonomian.

"Sampai hari ini sudah ada puluhan ribu bibit yang kita sebar, harapannya yang jelas masyarakat terbantu dengan program ini dan mereka tau bagaimana cara memanfaatkan lahan kecil tapi bisa bermanfaat untuk kebutuhan dapur," kata Nining.

Dalam program ini, para emak-emak diberikan bantuan bibit pohon cabai, mereka juga diberikan pelatihan cara menanam cabai.

Salah satu warga Setia Budi, Asih mengatakan program ini sangat tepat untuk lingkungannya. Ia antusias mengikuti program 'Petik Masak' karena bermanfaat untuk lingkungan.

"Sangat bermanfaat, kita dapat pengetahuan penanaman cabai, kita juga dikasih pupuk, pot, bibit sampai pengarahan dari ahlinya," ujar Asih.

Asih menjelaskan program seperti ini dapat menambah semangat emak-emak. Ia berharap warga sekitar juga bisa mengembangkan bantuan yang telah diberikan Mak Ganjar.

"Terima kasih untuk Relawan Mak Ganjar, khususnya Pak Ganjar, menularkan semangat terus dan Pak Ganjar harus jadi presiden 2024," kata Asih. (OL-13)

BERITA TERKAIT