19 August 2022, 17:07 WIB

Sopir Taksi DPO Kasus Pencabulan Anak Serahkan Diri


Rahmatul Fajri | Megapolitan

DOK MI.
 DOK MI.
Ilustrasi.

SOPIR taksi bernama Ali Suyatno, 50, menyerahkan diri ke polisi setelah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pencabulan anak di bawah umur. Lembaga Bantuan Hukum Mawar Saron mengatakan Ali menyerahkan diri ke polisi pada 10 Agustus 2022. 

Saat itu Ali didampingi oleh penasihat hukumnya. "Klien kami datang menyerahkan diri pada 10 Agustus 2022 yang diserahkan langsung oleh penasihat hukumnya," ujar Lembaga Bantuan Hukum Mawar Saron melalui keterangannya, Jumat (19/8).

Lembaga Bantuan Hukum Mawar Saron mengungkapkan kliennya saat ini menjalani proses hukum di Polres Jakarta Selatan. Ali Suyatno kini ditahan dalam rangka penyidikan.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menerbitkan poster daftar pencarian orang (DPO) terhadap seorang pria bernama Ali Suyatno yang berprofesi sebagai sopir taksi. Ali diduga mencabuli bocah berusia 8 tahun berinisal FR. Ali Suyatno diduga mencabuli korban di rumah kontrakannya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Ibu korban berinisial N, 34, mengatakan, peristiwa dugaan pencabulan itu terjadi pada Selasa (28/6) pagi. N menjelaskan, aksi bejat pelaku terungkap setelah sang anak mengadu kepada kakak pertamanya. FR mengaku diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku hingga kemaluannya mengeluarkan darah.

"Bocahnya (korban) kan habis mandi, dicari-cari sama kakaknya enggak ada. Di kamar mandi sebelah enggak ada. Kamar mandi satunya lagi juga enggak ada. Nah kakaknya pulang, kakaknya masuk ke kamar, duduk sebentar main HP," ujar N di Jakarta, Kamis (30/6).

Baca juga: Polres Jaksel Terbitkan DPO Sopir Taksi Terkait Kasus Pencabulan

"Enggak lama adiknya datang, terus ngomong begini, 'Kak, punya (kemaluan) aku berdarah'," tambahnya. Sang kakak lalu terkejut mendengar perkataan FR. Korban kemudian diminta menunjukkan kemaluannya.

Namun, FR menolak dan pergi mencari ibunya. Korban kemudian membuat pengakuan serupa kepada sang ibu. "Nah, pas sudah ke sini, aku keluar dari kamar mandi, dia bilang begini, 'Ibu, ibu, punya aku berdarah'. Aku pikirannya sudah negatif kan. Berdarah kenapa? Coba jelasin kenapa. Malah nangis, enggak lama dia ngomong, 'aku digituin sama Pakde Ali," ungkap N. (OL-14)

BERITA TERKAIT