12 August 2022, 18:47 WIB

Bharada E Dijanjikan Uang Rp1 Miliar untuk Tutup Mulut


Khoerun Nadif Rahmat | Megapolitan

ANTARA/M Risyal Hidayat
 ANTARA/M Risyal Hidayat
 Ajudan Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (berbaju hitam), saat dimintai keterangan di Komnas HAM, Selasa (26/7).

KUASA hukum dari Bhayangkara Dua (Bharada) E alias Richard Eliezer, Muhammad Boerhanuddin, mengatakan bahwa kliennya dijanjikan uang sebesar Rp1 miliar agar tutup mulut dalam peristiwa kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J).

"Iya ada di BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," paparnya saat dihubungi pada Jumat (12/8).

Tidak hanya Bharada E, menurut pengakuan Boerhanuddin, tersangka lainnya yakni Kuat Maaruf (KM) dan Brigadir Kepala (Bripka) Ricky Rizal (RR) juga dijanjikan uang masing-masing sebesar Rp500 juta.


Baca juga: Terkait Pemeriksaan PC, Komnas HAM: Mengunggu Kesiapan


Menurut Boerhanuddin, uang itu akan diberikan ketika kasus sudah dianggap aman oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (FS). "Setelah kasus aman," singkatnya.

Upaya tutup mulut dengan memberikan uang kepada Bharada E, menurut keterangan Boerhanuddin, terlontar saat sehari setelah kejadian tewasnya Brigadir J.

"Sehari setelah (Brigadir J) tewas," pungkasnya.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengonfirmasi bahwa hari ini Bharada E dan (FS) diperiksa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

"Hari ini Komnas HAM akan periksa FS dan RE di Mako Brimob pukul 15.00 WIB," papar Dedi saat dihubungi, Jumat. (OL-16)

BERITA TERKAIT