11 August 2022, 22:53 WIB

TNI-AU Janji Hukum Oknum Prajurit Pembunuh Bendahara KONI Kayong Utara


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

Metro TV
 Metro TV
 

JAJARAN POM Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Atang Sendjaya (ATS) bakal menindaklanjuti dugaan keterlibatan oknum prajurit TNI-AU sebagai salah satu pelaku kasus pembunuhan di Bogor.

Adapun jenazah korban yang diketahui bernama Kholis, warga Pontianak, Kalimantan Barat, ditemukan di bawah Jembatan Cibeet, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor dengan kondisi terikat dalam karung, Sabtu (30/7).

Korban merupakan Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Kasus ini ditangani Polres Bogor. Selain Sertu AK, polisi juga meringkus tiga tersangka lain, yaitu AA, D, dan RH.

Kepala Dinas Penerangan TNI-AU Marsma Indan Gilang Buldansyah menjelaskan POM Lanud ATS telah menahan Sertu AK untuk kepentingan penyelidikan sejak Selasa (9/8).

Indan menerangkan pihaknya berjanji akan mengungkap perkara ini secara terang benderang. Ia juga memastikan proses hukum terhadap oknum prajurit tersebut sudah berjalan.

TNI-AU, imbuhnya, akan bertindak tegas  terhadap setiap anggotanya dengan memberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku.

“Yang bersangkutan sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan di Sat POM Lanud Atang Sendjaja Bogor,” kata Indan, Kamis (11/8).

Ia menambahkan, Sertu AK ialah personel Lanud Supadio Pontianak. Saat pemeriksaan berjalan status Sertu AK adalah siswa di satuan pendidikan di Lanud ATS. (J-2)

BERITA TERKAIT