10 August 2022, 11:59 WIB

28 RT Masuk Zona Merah, Wagub DKI Instruksikan Vaksin Booster Capai 100 Persen


Kautsar Widya Prabowo | Megapolitan

MI/ Moh Irfan
 MI/ Moh Irfan
Nakes menyuntikan vaksin covid-19 dosis booster kepada warga yang tengah ambil bagian di HBKB atau car free day di Bundaran HI, Jakarta.

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menggencarkan pelaksanaan vaksinasi covid-19 dosis ketiga atau booster. Hal itu sebagai upaya mengatasi munculnya 28 rukun tetangga (RT) yang masuk zona merah di Ibu Kota. 

"DKI Jakarta akan terus menggencarkan vaksin ketiga atau booster agar bisa mencapai 100% seperti vaksin yang pertama dan kedua," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (9/8). 

Ariza meminta, khusunya bagi warga yang lanjut usia (lansia) yang belum melakukan vaksinasi dosis ketiga, untuk segera mendatangi sentra vaksinasi terdekat. 

Baca juga: Lebih Rentan, Lansia Diminta Segera Divaksin Booster

Selain itu, ia meminta agar penerapan protokol kesehatan (prokes) tidak dikendurkan meski angka kematian tidak meningkat.

"Namun kita harus tetap waspada dan jangan dianggap enteng jangan dianggap remeh," jelasnya. 

Lebih lanjut, politikus Partai Gerindra itu menilai penanganan covid-19 tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Ia mengajak pihak swasta untuk ikut berkontribusi dalam mencegah penyebaran virus mematikan itu. 

Berdasarkan situs corona.jakarta.go.id, periode 1-7 Agustus 2022, terdapat sebanyak 28 RT yang masuk zona merah dan tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta. 

Di Jakarta Pusat, tercatat ada dua RT yang masuk kategori zona merah. Sedangkan di Jakarta Barat ada 10 RT zona merah.

Selanjutnya, di wilayah Jakarta Timur ada dua RT zona merah, di Jakarta Selatan sebanyak empat RT zona merah, dan di Jakarta Utara sebanyak 10 RT zona merah. (OL-1)

BERITA TERKAIT