01 August 2022, 18:42 WIB

Ini Kata Polri Soal belum Terungkapnya Penyebab Kematian Brigadir J


Rahmatul Fajri | Megapolitan

Antara
 Antara
Ibu almarhum Brigadir J, Rosti Simanjuntak, didampingi kerabat mendatangi makam anaknya sebelum pembongkaran.

PIHAK kepolisian buka suara soal belum terungkapnya penyebab kasus tewasnya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J hingga saat ini. 

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan. Tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membutuhkan waktu dan ketelitian dalam melakukan penyelidikan.

"Saya minta kepada rekan-rekan untuk bersabar, karena timsus bekerja tetap mengedepankan satu ketelitian, kecermatan, juga kehati-hatian. Kerja timsus nanti disampaikan secara komprehensif dan memiliki konsekuensi yuridis," jelas Dedi, Senin (1/8).

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa tim khusus bekerja dan sesuai prosedur maksimal. Dalam hal ini, untuk melakukan penyelidikan dengan pendekatan scientific crime investigation.

"Timsus bekerja secara maksimal dan proses pembuktian secara ilmiah. Ini harus menjadi standar operasional didalam proses penyidikan," imbuhnya.

Diketahui, Brigadir J disebut tewas dalam insiden saling tembak dengan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta, pada 8 Juli. Namun, peristiwa itu baru diungkap pada 11 Juli.

Polisi mengklaim penembakan itu berawal dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Sambo. Adapun Brigadir J disebut mengeluarkan total tujuh tembakan, yang kemudian dibalas lima kali oleh Bharada E. 

Tidak ada peluru yang mengenai Bharada E. Sedangkan tembakan Bharada E mengenai Brigadir J hingga tewas. Kapolri telah membentuk tim khusus untuk mengusut insiden tersebut. Selain itu, Komnas HAM juga melakukan penyelidikan secara independen.(OL-11)

BERITA TERKAIT