16 July 2022, 13:43 WIB

Banjir Mulai Surut, BNPB Imbau Warga Jabodetabek Tetap Waspada


Faustinus Nua | Megapolitan

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
 ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Warga membersihkan sisa lumpur akibat banjir yang melanda perkampungan padat penduduk di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa beberapa daerah yang terendam banjir, kini sudah mulai surut. Meski demikian, masyarakat khususnya di wilayah Jabodetabek diminta tetap waspada.

"Pemutakhiran laporan yang diterima BNPB hingga siang ini, banjir di beberapa tempat sudah mulai surut. Akan tetapi mengacu kepada prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG, kita masih harus waspada hingga 3 hari ke depan untuk kemungkinan banjir susulan," ujar Kepala BNPB Jenderal TNI Suharyanto kepada Media Indonesia, Sabtu (16/7)

Disampaikannya, sejak Sabtu dini hari tadi, beberapa tempat khususnya Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Kabupaten Bogor bahkan mencatat intensitas hujan dalam 1 malam hingga 155mm/hari.

Hal ini berdampak pada kejadian banjir dan tanah longsor di Bogor sejak Jumat sore kemarin (15/7), di 8 kecamatan dan berdampak pada 3.123 KK/12.425 jiwa. Intensitas hujan yang sangat tinggi di hulu ini kemudian berdampak di daerah hilir yakni Depok, Tangerang, Bekasi dan DKI Jakarta.

"BNPB menerima laporan bahwa tidak kurang dari 8 kecamatan di Jakarta Selatan, 4 kecamatan di Jakarta Barat, 2 kecamatan di Jakarta Timur dengan total tidak kurang dari 111 KK terdampak. Di Depok, ada 2 kecamatan terdampak banjir dengan 57 KK terdampak, dan Tangerang Selatan 4 kecamatan dengan 843 KK terdampak," terangnya.

Baca juga: Ada 30 Rumah di Sawangan Baru Kota Depok Terjebak Banjir 2 Meter

Suharyanto mengatakan bahwa hingga siang ini, BNPB fokus untuk terus memperkuat koordinasi dengan BPBD dan OPD terkait termasuk dengan Basarnas untuk merespon permintaan-permintaan evakuasi dari masyarakat di daerah terdampak. Kemudian BNPB juga mensiagakan dukungan logistik dan peralatan yang mungkin diperlukan jika nanti ada pengungsian dan kebutuhan darurat di lapangan.

Pengaduan, laporan dan permintaan bantuan bisa dilaporkan ke Pusdalops BNPB melalui call center 117 yang akan langsung ditindaklanjuti kepada personil dan OPD di lapangan.

"Saya menghimbau agar masyarakat di Jabodetabek tetap waspada, jika terjadi hujan dengan durasi lebih dari 1 jam dan intensitas tinggi, diharapkan masyarakat yang berada di sekitar daerah aliran sungai dan di sekitar lereng curam (khusus untuk masyarakat di Kab Bogor) agar berinisiatif untuk evakuasi sementara ke lokasi yang lebih aman," tandasnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT