30 June 2022, 16:27 WIB

Tebet Eco Park Segera Dibuka, Wagub: Tidak Ada Lagi Parkir Liar


Mohamad Farhan Zhuhri | Megapolitan

MI/Vicky G
 MI/Vicky G
Penutupan Tebet Eco Park

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Tebet Eco Park saat ini masih dalam perbaikan guna bisa memberikan kenyamanan bagi warga DKI Jakarta.

"Tunggu aja nanti dikabarin ya kalau sudah selesai, mungkin kita akan cek kembali," ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (30/6).

Ia melanjutkan, selain perbaikan untuk kawasan taman lebih baik, pihaknya juga akan menertibkan para pedagang yang mengganggu sekitaran taman. Juga, terkait parkir liar, ia berharap para oknum tidak menggunakan fasilitas trotoar untuk parkiran motor.

"Tidak ada lagi pedagang yang mengganggu ketertiban di pinggir jalan, parkir-parkir liar juga diharapkan tidak ada lagi, karena itu mengganggu kenyamanan pengguna jalan," tuturnya.

Diketahui, Tebet Eco Park ditutup untuk publik hingga akhir Juni. Penyebabnya, ledakan pengunjung membuat sarana dan fasilitas di sana rusak. Pemprov kemudian membuat kebijakan untuk membatasi jumlah pengunjung.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan kapasitas taman tersebut didesain untuk 8-10 ribu orang. Namun, dalam catatan yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta, taman tersebut pernah dikunjungi 60 ribu orang dalam satu hari.

"Kapasitas taman 8-10 ribu, pernah kedatangan 60 ribu warga dalam satu hari di akhir pekan. Kesempatan menikmati taman menjadi sangat berkurang karena kepadatan yang ekstrem," kata Anies dalam instagram @aniesbaswedan, Kamis (16/6).

Baca juga:  Pengunjung Tebet Eco Park Dibatasi Hingga 10 Ribu Orang

Kondisi itu yang menjadi pertimbangan Tebet Eco Park harus ditutup hingga akhir Juni untuk ditata ulang dan pembenahan fasilitas. Selain itu, wilayah sekitar Tebet Eco Park akan dijadikan Zona Emisi Rendah, di mana pada akhir pekan seluruh kendaraan bermotor dibatasi masuk kecuali bagi penghuni.

"Jumlah pengunjung, utamanya di akhir pekan, akan dibatasi sesuai kapasitas taman. Ketertiban dan kebersihan lingkungan akan dijaga secara ketat," ujarnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT