27 June 2022, 21:20 WIB

Bumil Dibegal, Motor Dibawa Kabur di Depok


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

DOK.MI
 DOK.MI
Ilustrasi pembegalan

SEORANG ibu hamil (bumil) menjadi korban pembegalan oleh dua pelaku bersenjata tajam. Perempuan yang tengah mengandung delapan bulan itu berinisial RF.

Korban RF dibegal di depan rumah mertuanya saat akan menjemput suami di Jalan Raya Kapitan, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Senin (27/6). Aksi pembegalan itu terekam kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) yang kemudian viral di media sosial (medsos).

"Pelaku yang terekam CCTV berjumlah dua orang boncengan satu motor jenis matik. Kejadian diketahui sekitar pukul 03.00 WIB, tiba-tiba datang pelaku langsung mengancam menggunakan clurit," ujar Kasi Humas Polsek Metropolitan Cimanggis Inspektur Dua Nanang, Senin (27/6).

Saat membuat laporan ke Polsek Metropolitan Cimanggis, lanjut Nanang, korban sedang hamil besar delapan bulan. Korban saat itu bermaksud untuk menjemput suaminya yang berada di rumah mertua di Jalan Kapitan.


Baca juga: Polisi Ciduk DJ Perempuan Berinisial J Terkait Narkoba


"Jadi, korban sama suami ini sedang ada masalah rumah tangga ribut lalu tinggal masih-masing di rumah orangtua," ujarnya.

Pada malam kejadian, lanjut Nanang, korban mau menghampiri ke rumah mertua ibu dari suami. Tetapi sesampai di depan rumah tidak berani masuk hanya menunggu di depan pagar, lalu tiba-tiba datang pengendara motor berjumlah dua orang mengacungkan celurit mengancam untuk meminta harta benda korban.

"Lantaran leher dikalungi benda tajam dan diancam akan dibunuh, sehingga korban tidak berkutik. Ia pun memilih menyerahkan motor Honda Vario B 3275 EIC miliknya. Selanjutnya dua pelaku kabur ke arah Gas Alam," ujarnya.

Nanang menambahkan, sampai saat ini dua pelaku masih terus diburu oleh anggota Tim Opsnal Reskrim Polsek Metropolitan Cimanggis.

"Saksi baru korban yang kita mintai keterangan. Piket Reskrim dan SPKT sudah lakukan olah TKP. Barang bukti yang diamankan sebuah rekaman kamera CCTV warga," ucapnya. (S-2)

BERITA TERKAIT