26 June 2022, 17:45 WIB

Polisi Buru Penculik Balita di Stasiun Manggarai


Rahmatul Fajri | Megapolitan

DOK MI.
 DOK MI.
Ilustrasi.

POLISI memburu pelaku penculikan terhadap anak berusia 4 tahun berinisial MR. Diduga pelaku berinisial GN, 30.

Kapolsek Tebet Komisaris Chintya Intania mengatakan, proses pencarian terhadap terduga pelaku penculikan masih berjalan. Diketahui GN merupakan rekan bisnis dari orangtua korban. "Masih dalam penyelidikan (keberadaan pelaku)," singkat Chintya saat dihubungi, Minggu (26/6).

Sebelumnya, Chintya menjelaskan ibu korban berinisial E dengan pelaku penculikan berkenalan lewat media sosial. Keduanya menjalin hubungan pertemanan sejak satu tahun terakhir.

Ketika itu keduanya hendak membicarakan soal bisnis dan sepakat bertemu di Stasiun Bogor. Seusai bertemu, mereka melanjutkan perjalanan ke Stasiun Kota.

Ketika di perjalanan, pelaku meminta turun di stasiun Manggarai. Pelaku menyarankan ibu korban sebaiknya menunaikan salat zuhur. "Si ibu disuruh salat, tetapi anaknya dipegang pelaku," kata Chintya.

Selain menitipkan sang anak, ibu korban menitipkan tas yang berisi telepon genggam beserta uang sebesar Rp500 ribu kepada pelaku.

Selesai salat, ibu korban tidak melihat pelaku dan anaknya. Ibu korban langsung mengelilingi kawasan Stasiun Manggarai untuk mencari anaknya itu.

Baca juga: Lakukan Penistaan Agama, Holywings BSD Dipasang Garis Polisi

Ibu korban juga meminta bantuan petugas keamanan setempat untuk membantu menemukan anak tersebut. Menerima laporan itu, pihak Stasiun Manggarai menghubungi jajaran Polsek Metro Tebet, Jakarta Selatan.

Hanya dua jam berselang, kepolisian menemukan keberadaan anak tersebut di Fun World, Plaza Kalibata. Pihak Plaza Kalibata membenarkan ada informasi seorang anak yang terpisah dari ibunya.

"Kemudian kami temukan anak itu, ternyata benar. Ibunya menyatakan itu benar anaknya," jelas Chitya.

Chitya mengatakan, anak korban ditinggalkan sendiri. Pelaku melarikan diri. 

Chintya mengatakan pihaknya masih mendalami kasus dugaan penculikan. "Kami ungkap supaya tidak terulang lagi kejadian seperti ini," katanya. (OL-14)

BERITA TERKAIT