21 June 2022, 17:21 WIB

Anies Canangkan Nama Jalan dari Pahlawan, Pemkot Jakbar Abadikan Pitung


Mediaindonesia.com | Megapolitan

MI/Ramdani.
 MI/Ramdani.
Warga berkunjung ke cagar budaya rumah si Pitung, di Jalan Marunda Pulo RT 01 RW 07, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta.

PEMERINTAH Kota Jakarta Barat mengabadikan nama seorang pahlawan Betawi, Bang Pitung, di suatu jalan dalam kawasan Rawa Belong untuk menghormati jasa pahlawan tersebut.

"Jangan biarkan nama-nama yang sudah berjasa di kita ini dilupakan. Kita perlu teladan dan contoh baik dari orang-orang sebelum kita," kata Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat (Jakbar) Ahmad Syaropi saat ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (21/6).

Syaropi mengatakan, pencanangan nama pahlawan menjadi jalan bermula dari gagasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengimbau masyarakat dan jajarannya untuk menghormati jasa para pahlawan. Gagasan itu berlanjut ke realisasi penggantian nama jalan di wilayah Jakarta Barat menjadi nama pahlawan. 

Awalnya, ada beberapa nama pahlawan yang muncul untuk diabadikan sebagai nama jalan. "Ada nama Guru Madjid sama Guru Makmun, Juned Al Batawi. Mereka yang menyebarkan agama Islam di wilayah Betawi," kata dia.

Lalu nama Pitung pun muncul berdasarkan usulan masyarakat. Mereka yang mengusulkan ialah kumpulan sanggar silat yang ada di kawasan Rawa Belong. Pitung diusulkan oleh banyak sanggar silat yang ada di Rawa Belong. "Ada sekitar 15 sanggar silat di wilayah itu," kata dia.

Baca juga: Menularkan Semangat Berwisata melalui Lomba Video Kreatif

Syaropi menilai sosok Pitung sangat berpengaruh di kawasan tersebut, terutama dalam perkembangan silat di kawasan Rawa Belong hingga DKI Jakarta. Tidak hanya itu, kata Syaropi, Pitung dikenal sebagai sosok pendekar yang mahir beladiri silat dan melawan para penjajah demi membela warganya. 

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat bersama warga sepakat menamai jalan di kawasan Rawa Belong menjadi Jalan Bang Pitung. Syaropi mengaku butuh waktu dua bulan untuk menampung aspirasi masyarakat hingga mengabadikan Bang Pitung di satu jalan. Pencanangan papan jalan tersebut dilakukan pada Sabtu (18/6). Dia berharap dengan penetapan ini masyarakat bisa lebih menghargai dan tidak melupakan jasa para pahlawan yang telah berjuang di masa penjajahan dahulu. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT