15 June 2022, 16:00 WIB

Kolaborasi PT KAI-TransJakarta untuk Tingkatkan Pelayanan Pelanggan


Mohamad Farhan Zhuhri | Megapolitan

MI/Andri Widiyanto
 MI/Andri Widiyanto
Bus Transjakarta saat melintas di kawasan Halte Stasiun Manggarai, Jakarta,

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dan PT Transportasi Jakarta (PT Transjakarta) melakukan perjanjian kerja sama antarkedua belah pihak. Kerja sama ini tertulis dalam nota kesepahaman (MOU) yang ditandatangani masing-masing direktur utama di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (15/6).

"Saat ini keberadaan TransJakarta cukup membantu penumpang KRL. Kami akan menjajaki semua kemungkinan yang berpotensi memberikan peningkatan pelayanan kepada seluruh pengguna transportasi publik tidak hanya di sekitar Jakarta saja tapi dirasakan juga oleh masyarakat di daerah penyangga lainnya," ujar Dirut PT KAI Didiek Hartantyo di lokasi, Rabu (15/6).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Transjakarta Yana Aditya menuturkan nantinya kedua belah pihak kemungkinan melakukan pengembangan usaha transportasi terpadu serta pengembangan kawasan berorientasi transit.

"Tiga hal yang menjadi fokus MoU ini akan ditindaklanjuti dengan melakukan kajian bersama untuk mendapatkan langkah detail yang bisa dioperasionalkan," kata Yana.

Tiga Fokus Utama MOU

Dalam paparanya, Dirut PT Transjakarta Yana Aditya menjelaskan ada tiga fokus utama setelah adanya MOU dengan PT KAI. Pertama integrasi kedua perusahaan. Salah satunya dengan penambahan jalur dan koridor baru setiap stasiun KA di Jakarta.

"Intermodanya bisa saling membantu dan mendukung di semua infrastrukturnya, misalnya yang paling gampang itu di setiap stasiun kereta api yang ada di Jakarta kita bisa memberikan jalur atau koridor baru untuk mendukung pelanggan yang turun di setiap stasiun," ujarnya kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (15/6).

Baca juga: Ini Rute Bus Transjakarta ke PRJ Kemayoran

Kedua, Yana menambahkan kemungkinan adanya kerja sama korporasi antarkedua belah pihak.

"Ketiga yang paling kita bisa lihat adalah bagaimana kita meningkatkan nanti lerja sama di bidang pengembangan TOD, kurang lebih itu intinya," jelasnya.

Sementara, Dirut PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan dalam waktu dekat, usai adanya MOU, pihaknya akan menyiapkan tim dan melakukan kajian awal.

"Mari kita setelah penandatanganan ini kita susun tim sama-sama, kemudian lakukan kajian berbasis International Best Practice. Lalu lakukan benchmark di tempat lain, di negara yang sudah maju," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT