09 June 2022, 16:50 WIB

Polisi masih Buru Geng Motor yang Lukai Warga di Jakpus


Rahmatul Fajri | Megapolitan

DOK MI.
 DOK MI.
Ilustrasi.

UNIT Reskrim Polsek Metro Gambir masih mendalami penyerangan yang dilakukan geng motor terhadap warga di Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Diketahui, satu warga berinisial R, 19, mengalami luka robek akibat bacokan senjata tajam.

Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir Komisaris Andika Aris Prasetiya mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. "Ada sembilan saksi sudah kami lakukan pemeriksaan, berikut anak-anak, pemilik warung di tempat kejadian," kata Andika di Jakarta, Kamis (9/6).

Andika mengatakan berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban mengaku tidak mengenali para pelaku penyerangan.
"Dia tidak kenal dengan para pelaku. Namun dipastikan, kelompok penyerang itu ialah geng motor, karena mereka datangnya lebih dari 20 sepeda motor," tegasnya.

Polisi menyita sejumlah rekaman CCTV dari empat titik lokasi. Namun, Andika belum bisa memastikan kelompok yang melakukan penyerangan tersebut.

"Namun karena kejadiannya subuh, kami hanya bisa melihat mereka iring-iringan. Kami belum bisa memastikan itu (pembalap di Monas), masih dilakukan penyelidikan," tutupnya.

Sebelumnya, warga Gang Kingkit, Jalan Kebon Kelapa, Gambir, berinisial R, 19, dibacok oleh geng motor hingga mengalami luka robek. Andika mengatakan kejadian terjadi pada Sabtu (4/6). 

Kejadian berawal ketika korban tengah berkumpul bersama teman-temannya. Kemudian sekelompok geng motor datang dan terus membunyikan klakson.

Baca juga: Geng Sepeda Motor Bacok Seorang Warga Jakarta Pusat

"Mereka lewat terus bacok orang. Pada saat itu korban lagi main HP sama temen temannya, setengah enam datang gerombolan motor geber-geber sambil klakson-klakson," katanya.

Andika mengatakan korban bersama teman-temannya panik dan langsung melarikan diri. Namun, korban yang berada di posisi belakang terkena bacokan dari pelaku.

"Mereka panik lari ke gang kecil. Karena itu masuknya berdesakan. Yang belakang inilah yang kena bacok itu," katanya. (OL-14)

BERITA TERKAIT