08 June 2022, 14:47 WIB

PT Transjakarta Targetkan 100 Bus Listrik Beroperasi di Ibu Kota Akhir 2022


Selamat Saragih | Megapolitan

MI/Bary Fathahilah
 MI/Bary Fathahilah
Ilustrasi - TransJakarta.

PT TRANSPORTASI Jakarta (TransJakarta) menargetkan sebanyak 100 unit bus listrik bisa beroperasi di DKI Jakarta pada akhir 2022. Upaya itu dilakukan sesuai cita-cita Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencapai net zero emission atau nol emisi karbon pada 2030.

"Jadi kalau dari sisi rencana kerja, sedikitnya 100 unit bus listrik hingga akhir 2022 seperti disampaikan Pak Kadis (Dinas Perhubungan DKI). Sekarang kami operasionalkan 30 bus listrik. Jadi masih ada sisa yang kami selesaikan sampai akhir tahun," ujar Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta, Yana Aditya, di Depo Transjakarta Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (8/6).

Baca juga: Polisi Dalami Bendera HTI Saat Acara Deklarasi Anies Baswedan di Jaksel

Dalam wawancara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyebutkan, semua Bus Transjakarta akan beralih menggunakan listrik mulai 2030.

"Jakarta telah menetapkan bahwa pada 2030, ditugaskan kepada PT Transjakarta untuk bisa me-refreshment seluruh kendaraan yang fosil menjadi listrik, polanya secara bertahap," kata Syafrin, seraya menambahkan, PT Transjakarta akan melakukan uji coba bus Listrik pada rute Kampung Melayu-Tanah Abang selama tiga bulan.

PT TransJakarta sedang melakukan uji coba bus listrik di rute Kampung Melayu-Tanah Abang (5F) mulai hari ini, Rabu (8/6).

Ada tiga bus yang diuji coba pada jalur non-bus rapid transit (BRT) rute 5F itu.

Syafrin mengatakan, uji coba dilakukan di jalur yang belum pernah dilintasi bus listrik sebelumnya.

"Uji cobanya sudah ditetapkan. Jadi dari Kampung Melayu ke Tanah Abang melalui Tebet, melengkapi dua rute yang sudah beroperasi," ujar Syafrin, sambil menambahkan, pihaknya berencana menerapkan tarif integrasi transportasi besarnya Rp10.000 akhir Juni 2022. (OL-6)

BERITA TERKAIT