06 June 2022, 20:48 WIB

Dishub DKI: 25 Titik Gage Kondusif, Jalan Alternatif Padat


Hilda Julaika | Megapolitan

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
 ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Pengendara melintas di dekat spanduk sosialisasi pemberlakuan aturan ganjil genap di Jalan Gajah Mada, Jakarta

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan penerapan kebijakan ganjil-genap (gage) yang diperluas menjadi 25 titik berjalan kondusif. Akan tetapi masyarakat justru mencari jalan alternatif dan terjadi kepadatan di jalan-jalan alternatif tersebut.

"Sebagaimana diketahui bahwa sudah mulai diberlakukan gage di 25 ruas jalan dan tadi pagi pemantauan kami memang di beberapa jalan alternatif terjadi kepadatan lalu lintas," kata Syafrin kepada wartawan, Senin (6/6).

"Sementara itu, di 25 ruas jalan gage itu terlantau cukup kondusif, kinerjanya meningkat. Sekarang sedang dilakukan perhitungan oleh rekan kami dan termasuk evaluasi hari secara utuh sampai nanti malam jam 9," imbuhnya.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat tidak selalu mencari jalan alternatif, namun harus menggunakan transportasi publik yang ada di Jakarta jika plat nomer kendaraan berlawanan dengan tanggal gage.

Baca juga: Jakarta Fair Kemayoran, Bangkitan Perekonomian Bangsa

Menurutnya, prinsip penerapan pembatasan lalu lintas dengan gage adalah bukan memindahkan kendaraan pribadi dari 25 ruas jalan ke jalan alternatif. Namun, agar mobilitas warga itu menjadi efisien dengan mereka berpindah dari menggunakan kendaraan pribadi ke layanan angkutan umum di Jakarta.

Sementara itu, untuk 12 ruas jalan tambahan penerapan gage belum diterapkan penindakan oleh kepolisian. Adapun untuk 13 ruas jalam gage sudah diterapkan penindakan dari kepolisian.

"Untuk saat ini memang di 12 ruas jalan tambahan ini hasil koordinasi kami dengan rekan dirlantas itu belum dilakukan penindakan. Masih petugas polisi mengarahkan agar mereka keluar jalur gage pada saat ada pelanggaran. Untuk penindakan baru akan dilakukan senin minggu depan," ungkapnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT