01 June 2022, 16:32 WIB

PMI DKI Buka Unit Donor Darah di Pecenongan 


Rahmatul Fajri | Megapolitan

Dok PMI
 Dok PMI
Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi di Unit Donor Darah (UDD) Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (1/6).

PALANG Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta membuka unit donor darah (UDD) di Jalan Pacenongan nomor 82, Gambir, Jakarta Pusat.

Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi mengatakan, pendirian UDD Jakarta Pusat tersebut untuk memudahkan warga mendonorkan darah atau ingin mendapat bisa mendapatkan stok darah ke PMI. Ia mengatakan warga kini tak harus ke kantor PMI Pusat di Kramat Raya, Jakarta Pusat dan bisa menyambangi UDD di Pecenongan.

"Diharapkan nanti masyarakat yang membutuhkan atau mendonorkan darah tidak harus ke Jalan Kramat Raya tapi bisa di wilayah masing-masing contohnya di Jakarta Pusat di Jalan Pacenongan," ujar Rustam di Kantor UDD PMI Jakarta Pusat, Rabu (1/6).

Menurut Rustam, jajarannya terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk memenuhi permintaan stok darah dari masyarakat. Ia berharap masyarakat juga bisa memanfaatkan UDD tersebut untuk mendapatkan atau mendonorkan darah. Selain itu, pihaknya juga meminta rumah sakit untuk berkoordinasi jika membutuhkan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

"Kita berharap masyarakat terbantu percepatan, apakah dia minta darah, dari rumah sakit juga bisa berkoordinasi ke sini (UDD PMI Jakpus) dan juga donor darah," sambungnya.

Rustam menambahkan, jika sebelumnya satu UDD PMI biasa menampung 20 kantong stok darah per hari, maka dengan adanya UDD PMI Jakarta Pusat yang baru ini, diharapkan dapat meningkatkan stok darah.

"Kita berharap dengan diperbaharui gedung ini dan dilengkapi dengan peralatan dan pegawai kita tambah, kita berharap paling tidak satu hari bisa 100 kantong dari Jakarta Pusat ini," ungkapnya.

Rustam menjelaskan tidak ada persyaratan khusus untuk masyarakat yang mendonorkan darahnya di UDD Jakarta Pusat tersebut. Ia mengatakan nantinya warga akan dicek kesehatan, apakah bisa mendonorkan darahnya.

"Masih sama, nanti ada pengukuran, tekanan tensinya, kemudian hemoglobin (Hb) kita lihat. Sama semua, cuma tempatnya yang kita tambahkan dan tempat pengambilan," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT