21 May 2022, 22:30 WIB

Formula E Ajang Terbaik Untuk Promosi Mobil Listrik


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

AFP/Fayez Mureldine
 AFP/Fayez Mureldine
Mobil yang digunakan untuk balapan Formula E

ANGGOTA DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoekifli menilai Formula E adalah ajang terbaik untuk mempromosikan mobil listrik di Indonesia. Jakarta akan menjadi kota pertama di Indonesia yang menjadi tuan rumah agenda balap mobil listrik.

Di masa di mana masyarakat saat ini sangat memperhatikan isu-isu lingkungan hidup, gaya hidup ramah lingkungan menjadi pilihan dalam segala lini kehidupan termasuk memilih kendaraan pribadi.

"Dari segi lingkungan hidup, Formula E menjadi ajang promosi yang sangat bagus untuk mobil listrik. Energi listrik sangat menurunkan tingkat emisi CO. Pemakaian mobil listrik juga tidak menimbulkan bising atau polusi suara," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (21/5).

Sementara itu, di tingkat nasional, pemerintah juga sudah bergerak ke arah membangun industri energi listrik di tanah air. Presiden sudah bernegosiasi dengan Elon Musk bahkan sampai ke Amerika Serikat. 

"Jadi mobil listrik adalah masa depan energi di Indonesia. Masa depan yang tidak terlalu jauh," ungkapnya.

Baca juga : Formula E Jadi Momentum Pertumbuhan Kendaraan Listrik

Politikus PKS itu mengatakan, memang harga mobil listrik masih mahal. Tapi seiring dengan berkembangnya teknologi baterai listrik di industri nasional, ia yakin harga tersebut akan bergerak turun sehingga mampu terjangkau masyarakat luas.

"Pemprov DKI dapat mendorong pemakaian mobil listrik pada masyarakat dengan memberi insentif keringanan pajak, misalnya. Dan juga dengan penggunaan mobil-mobil listrik untuk angkutan publik. Yang mana itu sudah mulai dilaksanakan untuk bus-bus TransJakarta," terangnya.

Selain itu, ia juga mengusulkan untuk mulai diterapkan peraturan bahwa kendaraan-kendaraan dinas untuk pejabat di Jakarta harus bertenaga baterai listrik baik eksekutif maupun legislatif.

"Sosialisasi tentang urgensi pentingnya menjaga lingkungan agar keberlangsungan hidup manusia lebih terjamin juga perlu dilakukan terus menerus. Lebih efektif dengan merangkul anak-anak muda, generasi milenial maupun gen Z. Karena untuk merekalah, anak-anak kita, kita (para orangtua) bersusah payah bikin program semacam 'Jakarta Langit Biru'," tegasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT