20 May 2022, 16:14 WIB

Pelajar Tewas usai Tawuran, 18 Remaja Ditangkap


Rahmatul Fajri | Megapolitan

DOK MI.
 DOK MI.
Ilustrasi.

SEBANYAK 18 orang diamankan polisi setelah terlibat tawuran yang menewaskan satu pelajar di Jalan Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat. Belasan pelajar tersebut ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.

"Iya, benar sudah 18 orang kami tangkap. Semalam langsung kami tangkap," kata Kapolres Jakpus Kombes Komarudin, Jumat (20/5).

Komarudin mengatakan dari 18 pelajar yang diamankan, ada dua eksekutor penganiayaan yang berujung kematian. Ia mengatakan rata-rata pelaku yang diamankan merupakan pelajar. "Mereka umumnya warga Penjaringan, Jakarta Utara," ucap Komarudin.

Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam seperti dua celurit. Petugas juga masih mencari barang bukti yang sempat dibuang para pelajar yang hendak tawuran.

Atas perbuatan kriminal itu, dua eksekutor terancam Pasal 170 KHUP tentang bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang. "Yang lain masih didalami peran mereka seperti apa," ucapnya.

Sebelumnya, tawuran antarpelajar terjadi di Jalan Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/5). Satu pelajar, Gilang Arya Hanun, 18, meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Kejadian berawal saat korban tengah berboncengan naik sepeda motor. Ketika melewati jalan Industri ada 10 remaja yang mengejar korban dengan membawa senjata tajam jenis celurit.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Wisnu Wardana membenarkan kejadian tersebut. "Iya benar ada pelajar yang tewas. Dugaan korban tewas setelah terlibat tawuran antarpelajar," ucap Wisnu. (OL-14)

BERITA TERKAIT