17 May 2022, 19:04 WIB

Sponsor Formula E tak Kunjung Diumumkan, PSI: Mungkin Gaib


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Foto udara proyek pembangunan sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta.

KETUA Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyoroti belum jelasnya sponsor Formula E jelang penyelenggaraan. 

Menurut Anggara, hal ini memunculkan banyak pertanyaan terkait validitas keberadaan sponsor ajang balap mobil listrik tersebut.

"Sangat tidak logis jika sponsor sampai saat ini logonya belum dipampang. Di mana-mana sponsor itu ditukar dengan eksposur dan promosi, logo pemberi sponsor dipasang di mana-mana," pungkasnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/5). 

"Kalau tinggal kurang dari tiga minggu belum ada logo sponsor. Sangat mungkin sponsornya gaib atau tidak nyata," imbuh Anggara.

Baca juga: Satgas Pemburu Koruptor Tagih Firli Usut Kasus Formula E

Anggara menambahkan bahwa pihaknya mengerti jika Panitia Penyelenggara Formula E sulit mendapatkan sponsor. Pasalnya, Formula E merupakan acara yang penuh dengan ketidakjelasan.

"Kami tidak terkejut jika sponsor sulit didapatkan, karena sponsor biasanya akan menginvestasikan uangnya ke acara yang jelas seluk beluknya dan memberi keuntungan," tuturnya.

Baca juga: Sahroni Ungkap Rahasia Sirkuit Formula E tuntas dalam 60 Hari

"Sedangkan Formula E banyak ketidakjelasan. Mulai dari revisi studi kelayakan, jumlah penonton berubah-ubah, sampai mundurnya jadwal penjualan tiket," sambung dia.

Anggara juga menyoroti lemahnya kontrol dan pengawasan Pemprov DKI Jakarta terkait persiapan Formula E. "Pemprov tidak boleh kehilangan kontrol atas penyelenggaran Formula E dengan menyerahkan semuanya kepada panitia," tukasnya.

"Acara ini bisa terlaksana karena usulan Pak Gubernur. Ada pula anggaran Rp560 miliar dari APBD, sehingga masih ada tanggung jawab Pemprov," ujar Anggara.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT