16 May 2022, 22:51 WIB

Elemen Masyarakat Tangsel Matangkan Rencana Pembentukan Provinsi Tangerang Raya


Syarief Oebaidillah | Megapolitan

Ilustrasi
 Ilustrasi
Ilustrasi pemekaran daerah

SEJUMLAH elemen masyarakat di Tangerang Selatan, Banten tang tergabung dalam Badan Koordinasi Tangerang Raya, terus mempersiapkan rencana pembentukan Provinsi Tangerang Raya. Salah satunya lewat forum halal bihalal yang digelar Senin (16/5).

Salah satu tokoh masyarakat Tangsel, Hikmat mengatakan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, pemerintah berencana akan memekarkan wilayah hingga ada 45 Provinsi di Indonesia. Pemekaran dilakukan diantaranya di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

"Program nasional sejak tahun 2020, Tahun 2022 sampai tahun 2045 bahwa inisiatif pemekaran akan bertambah 11 provinsi karena skenario menuju Indonesia Emas maka segera dibentuk 45 provinsi" ungkap Hikmat kepada wartawan, Senin.

Sementara itu inisiator dan pencetus BKO Provinsi Tangerang Raya, Yardin Zulkarnaen mengatakan, pada Pilkada 2024  Pemerintahan berencana akan mencabut moratorium dan sudah ada cetak biru atau blueprint di kementerian terkait. 

"Salah satu contoh rencana pemekaran adalah Lebak yang sudah dimekarkan menjadi 2 daerah pertama kota Rangkasbitung dan Kabupaten Lebak sesuai dengan perencanaan tingkat nasional," kata Yardin 

Baca juga : DPRD DKI bakal Panggil Manajemen Ancol Pertanyakan Pengelolaan Keuangan Formula E

Menurut Yardin saat ini tugas Bakor Tangerang Raya adalah memberikan informasi kepada publik dan generasi warga adanya rencana pembentukan Provinsi Tangerang Raya  

"Di masa depan, terbentuknya Provinsi Tangerang Raya menjadi pesan sejarah bagi anak cucu kita untuk siap dengan adanya pemekaran ini," tandas Yardin 

Sebelumnya pelaksana tugas kordinator Kota Tangsel BKO Provinsi Tangerang Raya, Komar berharap dukungan dan doa restu dari para tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah elemen masyarakat untuk mensosialisasikan Provinsi Tangerang Raya 

"Mohon doa restu dari semua masyarakat Provinsi Tangerang Raya," pungkas.Komar (OL-7)

BERITA TERKAIT