12 May 2022, 15:38 WIB

Ada Hepatitis Akut, Pemprov DKI Masih Lanjutkan PTM


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Andri Widiyanto
 MI/Andri Widiyanto
Sejumlah siswa di Jakarta kembali masuk sekolah seusai libur Lebaran.

PEMPROV DKI Jakarta masih memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%. Sejauh ini, belum ada keputusan untuk menghentikan PTM di tengah penyebaran penyakit hepatitis akut misterius.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Diketahui, telah ditemukan 21 kasus hepatitis akut di Jakarta. 

Baca juga: Menkes: Surveilans Penanganan Hepatitis Akut Sudah Disiapkan

Dari 21 kasus, sebanyak 14 orang, termasuk 3 orang yang meninggal, berusia kurang dari 16 tahun. Untuk 7 orang lainnya telah usia 16 tahun lebih.

Pada 14 orang yang berusia kurang dari 16 tahun. Semua masih dalam proses pemeriksaan hepatitis, atau belum lengkap sejenis pemeriksaan Hepatitis A-E. Sehingga, semua kasus masih berstatus 'pending clasification'.

Sedangkan 7 orang lainnya berusia 16 tahun lebih. Alhasil, tidak masuk kriteria WHO sebagai kewaspadaan hepatitis akut berat, yang belum diketahui penyebabnya.

Baca juga: Pakai Masker hingga Cuci Tangan Bantu Cegah Anak Terkena Hepatitis

"Termasuk PTM ini masih kita pelajari. Apakah akan kembali ke online. Kita akan lihat," imbuhnya.

WHO sudah menetapkan kejadian hepatitis akut misterius sebagai kejadian yang luar biasa di beberapa negara, karena banyaknya korban. Namun, di Indonesia penyebarannya masih sedikit.(OL-11)

BERITA TERKAIT