04 May 2022, 11:38 WIB

Pasar Agung Kota Depok Jadi Lautan Sampah


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

MI/Kisar Rajaguguk
 MI/Kisar Rajaguguk
Tumpukan sampah di Pasar Agung, Depok

SAMPAH menumpuk di Pasar Agung Kota Depok. Sampah itu menggunung dan tingginya hampir satu meter.

Pegawai ketertiban Pasar Agung Dede Supriyatna mengakui sampah tersebut tiga pekan tidak diangkut sehingga menumpuk dan berserakan ke badan jalan serta tembok bangunan pasar.

Selain memperburuk lingkungan, lanjutnya, bau menyengat yang ditimbulkan juga mengganggu pedagang dan konsumen. 

"Sampah-sampah yang menumpuk dan berserakan antara lain sampah bekas ketupat, sayuran, tulang daging ayam, tulang daging sapi, plastik, dan kayu bekas, " katanya, Rabu (4/5).

Baca juga: Harga Minyak Goreng Masih Tinggi di Pasar Tradisional di Kota Depok

Dikatakan, sampah yang menumpuk dan berserakan itu banyak dihinggapi lalat. Sampah, tidak hanya di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), yang berada di pojok bagian sebelah timur.

"Sampah juga berserakan di tembok-tembok bangunan pasar dan tangga gerbang sehingga para pembeli sangat kesulitan belanja karena terhalang," tuturnya.

Seorang pembeli, Rustandi, mengeluhkan sampah yang menumpuk dan berserakan mengelilingi Pasar Agung.

"Tugas Kepala Pasar dan Kepala Tata Usaha Pasar sebenarnya apa? Kok sampah menumpuk dan berserakan serta menutup tangga gerbang tidak diangkut. Apa senang masyarakat jatuh sakit. Bukannya Kepala Pasar dan Kepala Tata Usaha Pasar digaji pemerintah?" kecamnya.

Rustandi mengaku kepalanya pening keika mencium bau busuk sampah di tangga gerbang bagian sebelah timur pasar tersebut.

"Bagaimana Pemerintah bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pasar, sementara pasarnya sangat kumuh dan banyak sampah dan lalat-lalat," serunya.

Selain Pasar Agung, tumpukan sampah juga terpantau di Pasar Sukatani, Kota Depok.

Bedanya, tumpukan sampah di Pasar Sukatani tidak separah di Pasar Agung. Tumpukan sampah di Pasar Sukatani terlihat di depan pasar yang bersebelahan dengan jalan umum. (OL-1)

BERITA TERKAIT