27 April 2022, 16:43 WIB

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan Mudik di Terminal dan Stasiun


Hilda Julaika | Megapolitan

ANTARA FOTO/Muhammad Ibnu Chazar
 ANTARA FOTO/Muhammad Ibnu Chazar
Ilustrasi: Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pemudik di Pos Pelayanan Ketupat Lodaya 2022

DINAS Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyiagakan Pos Kesehatan Mudik di tujuh terminal dan tiga stasiun selama masa angkutan Lebaran tahun 2022.

Tujuh terminal yang menyediakan pos ini terdiri dari Terminal Kalideres, Terminal Terpadu Pulogebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Tanjung Priok, Terminal Muara Angke, Terminal Grogol dan Terminal Lebak Bulus.

Sedangkan tiga stasiun yang telah didirikan Pos Kesehatan Mudik tersebar di Stasiun Gambir, Stasiun Senen dan Stasiun Tanah Abang.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan Dinkes DKI Jakarta Sulung mengatakan Pos Kesehatan Mudik ini disiagakan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi para penumpang dan pengemudi. Pos tersebut juga disiagakan sebagai tempat vaksinasi dosis ketiga (booster) dan layanan swab antigen yang bisa dinikmati secara gratis.

“Pelayanan dimulai dari 25 April sampai 10 Mei 2022. Pelayanan tim di terminal dibagi dua hingga tiga shift," ujarnya dalam keterangannya, Rabu (27/4).

Baca juga: Kemenkes Siapkan 340 Pos Kesehatan di Jalur Mudik Lebaran 2022

Sulung menjelaskan, di setiap pos kesehatan ini, pihaknya menyiagakan delapan hingga 12 personel yang terdiri dari dokter, perawat, bidan dan petugas adminitrasi. Pihaknya juga menyediakan menyediakan obat-obatan dan vitamin serta mobil ambulans untuk menangani hal-hal yang bersifat darurat.

Dinkes DKI Jakarta juga mengimbau calon penumpang untuk memastikan kondisi tubuh mereka dalam keadaan sehat sebelum melakukan perjalanan mudik. Calon penumpang yang merasa dalam kondisi kurang sehat diimbau agar tidak memaksakan mudik atau menunda perjalanan terlebih dahulu.

“Calon penumpang bisa memanfaatkan posko kesehatan untuk memeriksa kesehatan atau sekadar beristirahat melepas lelah,” kata Sulung.

Sulung menambahkan, di pos kesehatan ini, para pengemudi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) juga diwajibkan untuk memeriksakan kesehatan sebelum mengantar penumpang.

“Pengemudi yang mengalami masalah kesehatan akan diganti dengan pengemudi cadangan,” tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT