18 April 2022, 14:05 WIB

Polemik Masjid Al Huriyyah, Wagub DKI: Kita Kaji Cari Solusi


Hilda Julaika | Megapolitan

dok.ant
 dok.ant
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan masih mengkaji terkait polemik tukar guling lahan (ruislag) Masjid Al Huriyyah di Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Menurutnya, Pemprov DKI sedang berusaha untuk mencarikan solusi atas persoalan ini.

Sebagai informasi, proses ruislag ini dilakukan oleh PT GLD Property (MNC Property Group) diprotes warga setempat dan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jakarta disebut melanggar regulasi.

“Itu masih dalam proses kajian,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/4).

Adapun terkait pernyataan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jakarta yang menyebut ada pelanggaran regulasi dalam proses ruislag ini, Riza mengaku akan melakukan pengecekan. PIhaknya akan memberikan kesempatan penyelesaian kepada pihak-pihak terkait, apalagi ini menyangkut rumah ibadah.

“Ya nanti itu kita kaji kembali ya itu sama-sama. Kita akan memberikan kesempatan yang baik lah apalagi untuk kepentingan rumah ibadah,” jelasnya.

Sebelumnya, warga Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, menolak tukar guling lahan Masjid Al Hurriyah. Ketua RW 06, Tomy Tampatty, mengatakan masjid tersebut saat ini sudah dibongkar.

Tommy menuturkan lahan masjid di Kebon Sirih itu dilakukan tukar guling dengan lahan di Pasar Minggu, Jaksel. Dia menyebut tukar guling itu dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan pengurus Yayasan Al Hurriyah dengan pengembang PT GLD Property atau PT MNC Group.

Kemudian, pada 13 Maret 2022, perwakilan warga telah bertemu dan mengadukan kasus ini ke Fraksi PKS. PKS telah bertemu dengan perwakilan warga yang terdiri atas Ketua RW 06 Tomy Tampatty didampingi tokoh masyarakat Abdul Kohar, Ketua DMI Kecamatan Menteng KH Miftah R, dan Ketua DMI Kota Jakarta Pusat KH Syawaluddin. (OL-13)

Baca Juga: Bongkar Masjid di Kebon Sirih, PT MNC Properti Dinilai Langgar ...

BERITA TERKAIT