24 March 2022, 16:41 WIB

Jakarta Terapkan PTM 100% Usai Masa Ujian Sekolah


Selamat Saragih | Megapolitan

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
 ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum keluarkan kebijakan kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen.

Sebab, saat ini siswa jenjang sekolah menengah atas (SMA) masih menjalani ujian akhir. Hal itu menjadi pertimbangan untuk tidak menggelar belajar tatap muka secara penuh.

"Sekarang kan masih fokus pada ujian sekolah," kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/3).

Riza menambahkan, setelah ujian sekolah selesai, Pemprov DKI kembali akan membahas penerapan PTM 100 persen.

Pada Senin (21/3), Riza juga menyebutkan, PTM 100 persen tidak lama lagi diterapkan.

Baca juga: Wagub DKI: Booster untuk Memastikan Warga tidak Bawa Virus Covid-19

"Enggak lama lagi kami akan lihat ya. Sejauh ini kan sudah banyak yang 100 persen termasuk transportasi publik, PTM sedang didiskusikan dibahas dan dievaluasi," lanjut Riza.

Saat ini Jakarta masih menerapkan PTM dengan kapasitas 50 persen sejak 4 Februari 2022.

Pengurangan kapasitas belajar tatap muka didasarkan pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi No 2/2022 tentang Diskresi Pelaksanaan SKB Empat Menteri.

Dalam surat edaran tersebut, wilayah dengan PPKM level 2 diberikan kelonggaran melaksanakan pembelajaran tatap muka 50 persen dari kapasitas dengan alasan tertentu.

Pada awal Februari 2022, lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta membuat Pemprov DKI mengambil diskresi untuk mengurangi jumlah siswa yang menjalankan PTM. (OL-4)

BERITA TERKAIT