23 March 2022, 17:59 WIB

Masjid Istiqlal Beroperasi 100% saat Ramadan


Mohamad Farhan Zhuhri | Megapolitan

MI/ANDRI WIDIYANTO
 MI/ANDRI WIDIYANTO
Sejumlah jamaah melakukan ibadah Shalat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta.

MENJELANG bulan ramadhan, aktivitas masyarakat khususnya yang akan melaksanakan ibadah mulai diperbolehkan, salah satunya aktivitas di Masjid Istiqlal Jakarta.

Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan rencana aktivitas dalam masjid Istiqlal akan dibuka full 100 Persen pada bulan ramadan.

"Istiqlal rencana ramadhan itu akan buka full 100 persen, saya udh ketemu sama imam besarnya akan dibuka 100 persen," ujarnya kepada wartawan, Rabu (23/3).

Lebih lanjut, dalam melaksanakan rencana tersebut akan dilakukan beberapa pengaturan lalulintas guna mencegah keramaian di kawasan Masjid Istiqlal.

"Kita coba mengosongkan jalur depan pintu As-Salam yang banyak PKL, itu salah satu permintaan dari pihak Istiqlal," ujar Irwandi.

Pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait seperti Satpol PP, Bina Marga dan Sudin Perhubungan Pemprov DKI Jakarta.

"Parkirnya akan kita tata lagi, kita minta itu di depan clear pada Ramadhan ini, dan setelah renovasi new Istiqlal itu pengennya kita tertib dan bersih, itu permintaan dari imam besar istiqlal," imbuhnya.

Baca juga: Sinar Mas Land kembali Gelar Sentra Vaksinasi bagi UMKM di BSD City

Menurutnya, pada rangkaian aktivitas bulan ramadan Istiqlal acap kali kunjungan dari duta besar, Menteri hingga Presiden Jokowi yang akan melaksanakan solat disana.

"Memang sih bukan tanpa alasan karena memang dari seluruh Indonesia akan datang di bulan Ramadhan, termasuk dubes2 kalau salat di situ," jelasnya.

Oleh karenanya, Irwandi akan uji coba dengan memasang kurang lebih 50 barier di depan Istiqlal yang digunakan pedagang kaki lima untuk berjualan.

Ia menjelaskan, sebagai solusi para pedagang akan dipindahkan ke lokasi yang sudah disiapkan.

"Kita ada penampungan, ada solusinya dan memang itu setiap penertiban harus ada solusinya, jadi seluruh PKL itu harus kita tampung di satu tempat," ujarnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT