18 March 2022, 21:49 WIB

Anies Naikkan Dana Hibah Untuk 81 Ribu Guru Honorer Tahun Ini 


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Andri Widiyanto
 MI/Andri Widiyanto
Ilustrasi guru mengajar di kelas

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menaikkan dana hibah yang ditujukan untuk guru honorer. Hal ini disampaikan dalam unggahan di akun Instagram hari ini. 

"Tahun ini, DKI Jakarta menaikkan dana hibah sebesar (10%) dari Rp489,9 miliar menjadi Rp538,9 miliar yang diperuntukkan bagi 81 ribu guru honorer sekolah swasta dan PAUD," kata Anies, Jumat (18/3). 

"Diharapkan melalui dana hibah tersebut dapat mensejahterakan dan terus memotivasi para tenaga pendidik untuk berupaya meningkatkan kompetensi dalam mengajar, sehingga dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang hebat serta berbudi pekerti luhur," lanjutnya. 

Sementara itu, Anies turut hadir dalam Konferensi Kerja Provinsi II PGRI DKI Jakarta pagi tadi. Anies berujar, guru memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam melaksanakan sistem pendidikan. 

PGRI beserta seluruh anggotanya perlu terus mengembangkan diri agar bisa menjadi guru yang mampu menghasilkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, dalam mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yaitu Pendidikan Tuntas Berkualitas. 

Baca juga : Begini Progres Program Super Prioritas Pengendalian Banjir di Jakarta

"Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru khususnya guru honorer swasta dengan memberikan dana hibah secara konsisten sejak tahun 2018," ujarnya 

Ia juga berterima kasih kepada PGRI atas Anugerah Dwija Praja Nugraha yang diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta. Ini adalah anugerah tingkat nasional yang diberikan kepada gubernur dan atau bupati/walikota yang memiliki komitmen tinggi dan berprestasi dalam pembangunan pendidikan. 

"Bagi kami, anugerah tersebut adalah anugerah yang diberikan kepada masyarakat Jakarta yang telah bahu membahu untuk mencapai satu misi yaitu dalam mewujudkan masyarakat Jakarta yang sejahtera lahir dan batin," imbuhnya. 

Ia pun berharap PGRI DKI Jakarta sebagai organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan di Indonesia, karena letaknya di Jakarta, maka pergerakannya harus dapat menjadi inspirasi bagi pergerakan PGRI di berbagai seluruh Indonesia. 

"Insya Allah Jakarta dapat menjadi pelopor daerah lain di tanah air dalam mengatasi permasalahan di sektor pendidikan, sehingga secara bersama-sama memajukan pendidikan Indonesia," tandasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT