11 March 2022, 12:33 WIB

Sirkuit Formula E Disebut Berkualitas dengan Penggunaan Bambu Untuk Pelapis


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Andri W
 MI/Andri W
Progres pembangunan sirkuit formula e

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meyakinkan kualitas sirkuit Formula E di Jakarta nantinya akan sejajar dengan sirkuit-sirkuit Formula E di negara lain sesuai dengan standard Formula E Operation (FEO).

Penggunaan bambu sebelumnya sempat diragukan akan mampu memperkuat struktur tanah sebelum dilapisi aspal. Padahal, menurut dia, teknik penggunaan bambu di lahan pembangunan sirkuit sudah tepat. Komponen bambu di dunia teknik sipil, lanjutnya, sudah umum digunakan untuk pelapisan tanah.

"Itu banyak digunakan di struktur pembangunan sungai, pokoknya dimana di situ termasuk cukup berair ya, untuk penguatan dan itu biasa di dalam teknik sipil ya. Jadi itu silakan teman-teman dicek langsung ya, bahkan bisa digoogling itu hal yang sederhana itu bukan sesuatu yang luar biasa," kata Riza di Balai Kota, Jumat (11/3).

Baca juga:  Anggaran Sirkuit Formula E Bengkak, DPRD DKI: Akibat Terburu-buru

Lulusan Strata 1 Teknik Sipil ISTN Jakarta itu juga mengungkapkan penggunaan bambu tak di semua lokasi melainkan hanya di beberapa titik yang memang membutuhkan pemadatan lahan lebih ekstra karena struktur tanah yang gembur.

"Oiya kuat, itu kan yang memperkuat justru. Bukan di bambu kemudian tidak ada batunya, bukan. Itu kan lapisan tertentu ya, di bagian tertentu ya," paparnya.

Sementara itu, sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara ditargetkan selesai awal bulan depan. Untuk balapan Formula E dijadwalkan digelar pada Juni mendatang.(OL-5)

BERITA TERKAIT