08 March 2022, 19:22 WIB

Operasi Awal Tahun, Polres Metro Jakpus Musnahkan 115 Kg Narkoba 


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

Antara/HS Putra
 Antara/HS Putra
Ilustrasi pemusnahan narkoba dengan mesin incenerator

POLRES Metro Jakarta Pusat memusnahkan barang bukti sabu seberat 115 kilogram dari operasi pemberantasan narkoba selama awal 2022. Pemusnahan ratusan kilogram barang bukti itu menggunakan mesin incenerator di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto pada Selasa (8/3). 

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi menerangkan terdapat tujuh laporan polisi terkait barang haram yang dimusnahkan. 

Dari tujuh laporan polisi yang masuk, ada 14 tersangka diciduk anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat. 

"Pemusnahan ini kami lakukan bahwa kami tidak main-main dalam memerangi narkoba," tegas Hengki, Selasa (8/3).  

Adapun sebelum dihanguskan, petugas Kejaksaan memeriksa keaslian narkoba dengan beberapa metode. 

"Penangkapan ini merupakan rangkaian operasi kami yang dilaksanakan tiap saat dan barang bukti yang ada saat ini merupakan operasi yang terus berkesinambungan, Kami terus memantau," tandasnya. 

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat mencokok empat orang pengedar narkoba jenis sabu jaringan lintas Sumatera-Jakarta pada (26/2/2022) silam. 

Baca juga : Pemprov DKI Jamin Penataan Waduk dan Sungai Dikebut Tahun Ini

"Yang terkini ada empat orang tersangka yang kami tangkap, ini merupakan para sindikat narkoba yang beroperasi di DKI Jakarta khususnya Jakarta Pusat," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, Selasa (8/3). 

Kemudian, dari penangkapan ini, Polfes Jakpus berhasil menyita 2,9 kilogram narkoba jenis sabu. 

"Artinya kami tangkap bandar-bandarnya sebelum menyebar namun untuk penangkapan yg terakhir ini, ternyata barang ini sebagian sudah terjual kurang lebih 2 Kg," ungkapnya. 

Adapun keempat pelaku berinisial AK, BI, AM dan NI, ditangkap ditiga lokasi berbeda wilayah Tangerang Kota. 

Awalnya, lanjut Hengki, pihaknya menangkap dua kurir narkoba berinisial AM dan NI di salah satu hotel kawasan Cipondoh, Tangerang, Banten. 

"Kami melakukan pengembangan dan akhirnya mendapat gudang penyimpanan di Jalan Neron, Penang, Tangerang Kota dengan tersangka AK," ujar Hengki. (OL-7)

BERITA TERKAIT