08 March 2022, 15:54 WIB

Berstatus PPKM Level 2, Pemprov DKI Buka Opsi Belajar Tatap Muka Kembali 100%


Selamat Saragih | Megapolitan

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
 ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50% di SDN Duren Tiga 09 Pagi, Jakarta.

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, pihaknya membuka opsi belajar tatap muka dikembalikan 100 persen setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) resmi dinyatakan turun ke level 2.

Riza menambahkan, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang menyusun secara rinci berkaitan dengan kebijakan pembelajaran tatap muka.

Menurut Riza, keputusan akan diambil setelah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

"Di Pemprov DKI sedang menyusun kebijakan selanjutnya yang menjadi tugas kami. Apakah akan kembali ke 100 persen, itu kami masih menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat," ungkap Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/3).

Riza mengutarakan, kebijakan belajar tatap muka di Jakarta tidak bisa langsung diputuskan karena merupakan wewenang dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

Baca juga: Tanah Bergerak Berpotensi Landa 10 Kelurahan, ini Kata Wagub DKI Jakarta

"Seperti diketahui pembelajaran tatap muka menjadi kebijakan Kementerian Pendidikan, jadi kita tunggu, nanti kita lihat," lanjutnya.

Sebagai informasi, DKI Jakarta kembali menerapkan PPKM Level 2 setelah sebelumnya masih berstatus PPKM Level 3.

Aturan baru PPKM Level 2 tersebut akan berlaku selama sepekan dimulai hari ini 8 Maret hingga 14 Maret 2022 tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri No 15/2022 tentang PPKM Level 4, 3, dan 2 di Wilayah Jawa-Bali.

"Untuk wilayah kabupaten/kota dengan kriteria level 2 yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kota Administrasi Jakarta Pusat," dikutip dari Inmendagri, Selasa (8/3).

Berdasarkan catatan Media Indonesia hasil update kasus Covid-19 di Indonesia per 7 Maret, sebanyak 21.380 positif, 48.880 Sembuh, dan sedikitnya 258 meninggal. (OL-4)

BERITA TERKAIT