26 February 2022, 19:30 WIB

237 Kasus di Jaksel sejak Awal Tahun, Lurah Diminta Kerja Lebih Serius untuk Cegah DBD 


Selamat Saragih | Megapolitan

Dok. Media Indonesia
 Dok. Media Indonesia
Petugas melakukan fogging di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan

WALI Kota Jakarta Selatan, Munjirin, meminta semua lurah untuk bekerja secara serius dalam penanganan kasus demam berdarah dengue (DBD). Kini diketahui totalnya 237 kasus DBD pada warga usia balita hingga dewasa di seluruh kecamatan wilayah Jakarta Selatan pada Januari hingga Februari 2022. 

"Para lurah agar dalam bekerja lebih serius lagi untuk mengajak masyarakat juga dari rumah ke rumah untuk menjadi kader jumantik mandiri di rumah masing-masing," ujar Munjirin saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu (26/2). 

Munjirin juga meminta kader jumantik yang ada di setiap RT untuk memantau secara berkala setiap rumah warga guna melihat jentik nyamuk. 

"Makanya kita sudah antisipasi semua ke kader jumantik itu harus dimonitor," ujar Munjirin. 

Dia mengemukakan, para lurah dan kader jumantik diminta bekerja secara serius untuk mengantisipasi penambahan kasus DBD di Jaksel. 

Baca juga : Polisi Ciduk Pengedar Sabu Kristal di Jakarta Utara

"Ini peralihan (cuaca), pancaroba. Antisipasi bulan Maret dan April," kata Munjirin. 

Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan, M Helmi, sebelumnya mengatakan, kasus DBD yang tertinggi terjadi pada Januari 2022. 

"Tertinggi pada bulan Januari 2022, itu ada 184 kasus. Untuk bulan Februari ada 53 kasus DBD," ujar M Helmi saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis (25/2). 

Untuk diketahui, warga yang terpapar DBD pada 2022 ini tercatat hampir setengah dari kasus yang terjadi pada tahun 2021. (OL-7)

BERITA TERKAIT