25 February 2022, 11:00 WIB

Usai Jumatan, Kedubes India Didemo soal Diskriminasi Islam di India


Rahmatul Fajri | Megapolitan

dok.ant
 dok.ant
 Pengunjuk rasa mengikuti aksi di depan Kedubes India, Jakarta, Jumat lalu.

DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum melakukan pengalihan arus lalu lintas terkait adanya aksi '2502' yang dilakukan Persaudaraan Alumni (PA) 212 di depan Kedutaan Besar (Kedubes) India.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Namun, rekayasa lalu lintas di sekitar Kedubes India akan dilakukan setelah melihat kondisi di lapangan. Jika massa yang datang untuk aksi mengganggu arus lalu lintas, maka pengalihan arus akan dilakukan.

"Pengalihaan arus situasional melihat perkembangan jumlah massa dan situasi," kata Sambodo kepada wartawan, Jumat (25/2).

Sambodo meminta para pengendara yang melintas di sekitar kawasan Kedubes India di Kuningan, Jakarta Selatan untuk tetap beraktivitas seperti biasa. Ia mengatakan pihaknya akan mengamankan aksi yang rencananya digelar setelah salat Jumat.

"Rencana nanti di Kuningan, setelah jumatan," kata dia lagi.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar aksi '2502' untuk menunjukkan solidaritas umat Islam di Indonesia terhadap diskriminasi umat Islam di India, di depan edutaan Besar (Kedubes) India, Jakarta Selatan. Aksi tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Umum Dewan Tanfidzi Nasional (DTN) PA 212 Slamet Maarif.

"Insyaallah," kata Slamet saat dikonformasi. (OL-13)

Baca Juga: Pemuda Hizbullah: Pelarangan Hijab di India Langgar HAM dan ...

BERITA TERKAIT