22 February 2022, 12:05 WIB

Vaksin Booster Lansia di DKI Diberikan 3 Bulan Setelah Suntikan Primer


 Hilda Julaika | Megapolitan

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
Lansia diantar menggunaan kursi roda saat saat mengikuti vaksinasi lanjutan dosis booster AstraZeneca di PIM 3, Jakarta, Kamis (17/2). 

SESUAI dengan ketentuan terbaru dari Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan penyesuaian vaksinasi booster bagi lansia di atas 60 tahun.

Dosis booster kini dapat diberikan dengan interval (jeda) minimal tiga bulan setelah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau primer lengkap. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menyatakan, pihaknya akan mengikuti penyesuaian aturan tersebut. Vaksin yang diberikan adalah regimen vaksin covid-19 yang tersedia di lapangan dan sudah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM serta sesuai dengan rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group of Immunization (ITAGI). 

“Masyarakat lansia dapat memanfaatkan kesempatan booster lebih cepat ini untuk meningkatan imunitas. Pastikan tiket ketiga sudah keluar di aplikasi PeduliLindungi dan segera vaksin,” ungkap Widyastuti dalam keterangannya, pada Selasa (22/2). 

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Prudential Indonesia Buka Sentra Vaksinasi Booster

Vaksinasi booster bagi lansia dapat dilakukan secara homolog ataupun heterolog berdasarkan ketentuan BPOM. Namun, saat ini booster dapat menggunakan vaksin selain Sinovac, lantaran jumlahnya terbatas dan diperuntukkan bagi sasaran anak usia 6-11 tahun.   

Untuk masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer Sinovac, dapat menerima booster setengah dosis Pfizer, atau setengah dosis AstraZeneca, atau satu dosis Moderna.

Lalu, untuk masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer AstraZeneca, dapat menerima booster satu dosis sesama AstraZeneca, atau setengah dosis Pfizer, atau setengah dosis Moderna.

Untuk masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer Pfizer, dapat menerima booster satu dosis AstraZeneca atau setengah dosis Moderna. Sedangkan, untuk masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer Moderna, dapat menerima booster setengah dosis sesama Moderna. 

Sementara itu, bagi masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer Sinopharm, dapat menerima booster satu dosis sesama Sinopharm. (Hld/OL-09)

BERITA TERKAIT