04 February 2022, 21:00 WIB

SD-SMP di Tangerang Selatan akan Terapkan PJJ Selama Dua Pekan


Nanang Y (Metro TV) / Narendra Wisnu Karisma (Story Builder) | Megapolitan

Metro TV/Nanang Y
 Metro TV/Nanang Y
Ada 35 pelajar positif covid-19 yang berasal dari 14 SMP swasta dan 6 SMP negeri di Tangerang Selatan setelah menjalani tes usap. 

35 pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta di Kota Tangerang Selatan, Banten, terkonfirmasi positif covid-19. Hal itu membuat pemerintah setempat memutuskan untuk menutup sekitar 20 sekolah. Bahkan pekan depan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akan kembali diterapkan.
 
Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan meminta 20 sekolah memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Demikian disampaikan Kepala Bidang Bina SMP Dindikbud Tangerang Selatan, Muslim Nur, kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).

Baca juga: Kemenkumham Bantah Napi LP Cipinang Setor Rp30 Ribu untuk Kardus Alas Tidur 

"Ada 35 pelajar positif covid-19 yang berasal dari 14 SMP swasta dan 6 SMP negeri di Tangerang Selatan setelah menjalani tes usap dari Dinkes dan Puskesmas setempat. Sehingga 20 sekolah itu kini melakukan kegiatan PJJ," ungkap Muslim.

Menurut dia, puluhan pelajar itu sebagian besar diketahui tertular dari klaster keluarga. 

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menambahkan, mulai pekan depan kegiatan pembelajaran sekolah akan diselenggarakan dengan sistem pembelajaran jarak jauh.

“Insya Allah Senin, 7 Februari 2022, kembali ke PJJ untuk SD dan SMP. Itu hasil keputusan rapat Dinas Pendidikan, dewan pendidikan, para pengawas pendidikan, serta tokoh-tokoh masyarakat,” ujar Benyamin.

Ia menyebut keputusan ini diambil karena ada kekhawatiran makin massifnya penemuan kasus positif covid-19 jika PTM ataupun pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) tetap digelar.

Baca juga: Dinkes DKI: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan jika Penuhi Syarat Klinis dan Syarat Rumah 

"Karena sekarang ada 20 SMP yang terkonfirmasi penyelenggaraannya terpapar covid-19. Sementara murid yang positif kurang lebih 800 orang sampai dengan kemarin, makanya diambil keputusan pembelajaran jarak jauh," tandasnya.

Pemberlakuan pembelajaran daring tersebut setidaknya berlaku hingga dua pekan ke depan. (Ren/A-3)

BERITA TERKAIT