27 January 2022, 12:04 WIB

Ketua DPRD tak Yakin Sirkuit Formula E Selesai Tepat Waktu


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
 ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Suasana lokasi yang akan menjadi tempat dibangunnya Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Ancol

KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi pesimistis pembangunan sirkuit Formula E bakal selesai tepat waktu. Pasalnya, kontraktor akan menemui kesulitan yang cukup besar dalam membangun sirkuit di atas lahan hasil pengurugan tanah.

Diketahui, lahan milik PT Pembangunan Jaya Ancol di Jakarta Utara yang akan menjadi lokasi sirkuit balap mobil listrik itu adalah lokasi pembuangan tanah hasil galian proyek MRT Jakarta. Pras, sapaan akrab Prasetyo, menyebut akan sulit menyelesaikannya dalam waktu tiga bulan.

"Sampai hari ini, mungkin ya pemikiran pribadi saya, lelang buat sirkuit aja gagal, dia targetkan 3 bulan. Saya hari ini, saya masih jadi pembalap. Saya tahu dunia itu, nggak bisa semata-mata tiga bulan jadikan sirkuit. Kencengnya mobil Formula E itu hampir sama dengan F1. Bedanya satu pakai mesin satu nggak pakai mesin, listrik. Formula 1 300 km per jam mungkin dia 200-250 kilometer per jam. Landasannya juga harus benar-benar memakai aturan yang betul," jelas Pras di Jakarta, Rabu (26/1).

Jika salah dalam membangun, sirkuit itu malah akan membahayakan pembalap yang melintas di atasnya. Pras pun menegaskan mengetahui betul seluk beluk dunia balap dan juga ikut menjadi penasihat pembangunan sirkuit Mandalika.

Sirkuit Mandalika sendiri dibangun dalam waktu 14 bulan lamanya dan telah sukses menggelar seri balap MotoGP pada tahun lalu.

"Saya ini adviser consultan Mandalika. Saya tahu jadi buat trek balap bukan kayak buat lintasan Tamiya," pungkasnya.

Baca juga: Pemprov DKI Optimistis Pembangunan Sirkuit Formula E Tepat Waktu

Politikus PDIP itu pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Ketua Pengarah Panitia Formula E sekaligus Ketua MPR RI Bambang Soesatyo terkait pembangunan sirkuit Formula E.

"Bamsoet itu teman saya jadi saya kasih tahu. Nggak rasional dengan 3 bulan dibangun. Rasionalnya 2 tahun. Harus yang mateng," tuturnya.

Sebelumnya, proyek pembangunan sirkuit Formula E yang dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menemui kegagalan. Jakpro pun telah melaksanakan tender ulang proyek senilai Rp50 miliar tersebut. Jakpro masih optimistis bahwa pembangunan sirkuit Formula E bakal selesai tepat waktu sebelum perhelatan pada Juni 2022 mendatang.(OL-5) 

BERITA TERKAIT